Harga minyak melonjak ke level tertinggi sejak Mei, seret Wall Street lebih rendah

Ringkasan Pasar AI
Minyak mentah Brent melonjak ke level tertinggi sejak Mei, didorong oleh gangguan berkelanjutan terkait perang Iran terhadap arus minyak global. Guncangan energi ini menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi, menekan suku bunga seiring imbal hasil Treasury AS 10 tahun naik ke 4,95%, serta memperketat kondisi keuangan. Saham merespons dengan penurunan luas di seluruh indeks utama AS, mencerminkan tingkat diskonto yang lebih tinggi dan meningkatnya risiko biaya input.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT+6.04%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Harga minyak naik ke level tertinggi sejak Mei, dengan Brent sempat menembus US$108 per barel karena perang Iran yang berlanjut mengganggu pasokan minyak global. Kenaikan ini memicu kembali kekhawatiran inflasi. Tekanan di pasar obligasi meningkat, dengan imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik ke 4.95%. Indeks saham utama AS kompak melemah.