Platform pemasaran Trezor diretas, 347.000 pengguna jadi sasaran email phishing
Ringkasan Pasar AI
Trezor mengungkapkan adanya pelanggaran di Brevo, platform email pihak ketiga, yang memungkinkan email phishing yang meyakinkan kepada ~347.000 pengguna; ~2.500 mengklik tautan berbahaya yang mencari cadangan wallet. Meskipun Trezor menanggulangi masalah ini dengan cepat dan melaporkan tidak ada kompromi pada sistem inti, kebocoran rantai pasokan dan vendor yang berulang di berbagai penyedia wallet (Trezor, Globale terkait Ledger, SafePal) meningkatkan persepsi risiko operasional dan kustodi, yang berpotensi menekan sentimen kripto jangka dekat dan kepercayaan ritel.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.94%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ChainCatcher melaporkan, Trezor—produsen dompet perangkat keras Bitcoin—mengungkap terjadi pelanggaran data pada Brevo, platform pemasaran pihak ketiga yang digunakan untuk mengirim newsletter. Insiden ini memungkinkan pelaku mengirim email phishing kepada 347.000 pelanggan Trezor.
Pelaku memanfaatkan domain Trezor untuk mengirim email sehingga terlihat lebih meyakinkan. Dalam pesan tersebut terdapat tautan berbahaya yang dirancang untuk menipu pengguna agar mengunduh aplikasi dan memasukkan cadangan dompet (wallet backup).
Trezor menyatakan domain yang disusupi telah dinonaktifkan di level DNS dalam 20 menit, sehingga akses ke tautan tersebut terputus. Meski begitu, sekitar 2.500 pengguna sempat mengeklik tautan tersebut. Trezor juga menangguhkan akun Brevo untuk menghentikan penyebaran email lebih lanjut dan menegaskan tidak ada sistem Trezor lain yang terdampak. Perusahaan kembali menekankan bahwa Trezor tidak pernah meminta pelanggan menyerahkan wallet backup.
Sebelum insiden ini, Trezor bulan lalu mengungkap mitra pemenuhan pesanan pihak ketiganya, ShipMonk, turut mengalami kompromi yang memaparkan data 11.742 pelanggan. Pekan lalu, Trezor juga menyebut informasi pribadi—termasuk nama, alamat email, nomor telepon, alamat pengiriman, dan nomor pesanan—dari tambahan 67.000 pelanggan di AS ikut terekspos.
Di awal tahun, pemroses pembayaran Globale untuk dompet kripto Ledger serta penyedia dompet SafePal juga mengalami kebocoran data. SafePal melaporkan adanya akses tidak sah terhadap informasi pesanan sekitar 39.800 pelanggan.