Global Banking & Finance Review
8-4
Brussels Airlines catat rugi inti €70 juta pada H1 2026 akibat lonjakan biaya bahan bakar dan wabah Ebola
Brussels Airlines melaporkan rugi inti yang disesuaikan sebesar €70 juta untuk semester I 2026, turun 50% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, akibat kenaikan biaya bahan bakar, wabah Ebola di Afrika Timur, serta aksi mogok pihak ketiga. Biaya bahan bakar saja naik €64 juta secara tahunan seiring volatilitas harga minyak yang dikaitkan dengan perang AS-Iran, menurut Reuters. Meski jumlah penumpang dan penerbangan naik masing-masing 8,1% dan 5,5% serta pendapatan tumbuh 9,5%, kenaikan tersebut tidak mampu menutup tekanan biaya.