ESMA: Polymarket dan Kalshi belum berizin di UE untuk menawarkan kontrak peristiwa

Ringkasan Pasar AI
Laporan risiko ESMA menandai Polymarket dan Kalshi karena tidak memiliki otorisasi UE untuk kontrak peristiwa dan menyarankan potensi klasifikasi sebagai derivatif atau kriptoaset yang diatur MiCA, sehingga meningkatkan risiko penegakan dan risiko akses bagi pasar prediksi. ESMA juga menyoroti pengelakan melalui VPN dan tindakan preseden (misalnya pemblokiran oleh ISP Prancis). Secara terpisah, ESMA memperingatkan bahwa risk-off yang didorong AI dapat menular ke kripto melalui penjualan yang didorong likuiditas, dengan mengutip penurunan BTC sebelumnya dan arus keluar ETF.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.47%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) pada 11 September merilis laporan risiko terbaru yang menyebut platform pasar prediksi besar seperti Polymarket dan Kalshi saat ini belum mengantongi otorisasi yang umumnya diwajibkan di Uni Eropa (UE) untuk menawarkan kontrak peristiwa (event contracts) kepada pengguna. ESMA menilai klasifikasi regulasi kontrak peristiwa bergantung pada karakteristik produknya. Instrumen ini dapat dipandang sebagai instrumen keuangan, aset kripto yang tunduk pada kerangka MiCA, atau masuk rezim perjudian di masing-masing negara anggota. Bila dikategorikan sebagai instrumen keuangan, kontrak peristiwa umumnya dianggap derivatif dan berpotensi terkena pembatasan ritel UE atas opsi biner (binary options). ESMA juga menyoroti pembatasan geografis yang diterapkan Polymarket dan Kalshi di kawasan UE. Menurut ESMA, kedua platform hanya membatasi sejumlah negara anggota tertentu, dan belum jelas alasan tidak semua negara UE tercakup. Regulator juga menggarisbawahi risiko pengguna mengakali pembatasan wilayah melalui VPN. Pada Juli tahun ini, Prancis meminta penyedia layanan internet memblokir akses ke Polymarket. Di sisi lain, ESMA memperingatkan euforia AI dapat menjadi jalur baru penularan risiko di pasar kripto. Jika imbal hasil investasi AI tidak sesuai ekspektasi atau saham teknologi tertekan aksi jual, investor besar dapat melepas aset berisiko yang likuid—termasuk aset kripto—untuk menghimpun kas. Data ESMA menunjukkan Bitcoin turun 35% pada paruh pertama 2026, dengan arus keluar lebih dari US$5,5 miliar dari ETF spot Bitcoin AS pada periode yang sama. ESMA sebelumnya menyatakan bahwa bila kontrak peristiwa memenuhi kriteria sebagai instrumen keuangan, distribusinya di UE memerlukan lisensi perusahaan investasi dan dapat tunduk pada larangan ritel atas opsi biner.