5j yang lalu
Saham AS melonjak setelah perusahaan memangkas 23.000 pekerjaan, memicu harapan kebijakan suku bunga lebih longgar
Data nonfarm payroll AS untuk April secara tak terduga menunjukkan penurunan 23.000 pekerjaan, menandakan pasar tenaga kerja mendingin dan berpotensi meredakan tekanan inflasi. Kondisi itu membuat pelaku pasar menilai tekanan bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga berkurang. Pada pembukaan perdagangan Jumat, S&P 500 naik 0,4%, Nasdaq naik 1,1%, sementara Dow turun tipis 0,1%. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun turun ke 4,60% dan minyak Brent melemah tipis.
5j yang lalu
7-24
Brent menembus $100,74 per barel setelah naik 7,1%, saham Tesla dan Alphabet menyeret Wall Street turun
Harga minyak Brent melonjak 7,1% menjadi $100,74 per barel, level tertinggi sejak Mei. Kenaikan dipicu meningkatnya konflik bersenjata di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak global. Di saat yang sama, pasar saham AS melemah: S&P 500 turun 1,3%, Dow turun 1%, dan Nasdaq turun 2,2%, dengan saham Tesla dan Alphabet merosot tajam. Peristiwa ini menjadi katalis guncangan pasokan geopolitik yang langsung terhadap aset minyak.
Dipilih
7-24
7-21
Saham Wall Street mengarah menguat, emiten berfokus AI pulihkan sebagian penurunan pekan lalu
Nvidia mengumumkan investasi strategis dengan mengambil 9% saham di penyedia layanan komputasi awan asal Belanda, Nebius. Pada perdagangan pra-pembukaan, perusahaan terkait rantai perangkat keras AI menguat, dengan SanDisk dan Western Digital masing-masing naik lebih dari 7%, Marvell Technology naik 6.2%, Intel naik 5.7%, sementara Nvidia naik 1.3%. Kontrak berjangka Nasdaq naik 1.3%. Langkah ini menandai aksi permodalan yang jelas di infrastruktur komputasi AI dan beririsan langsung dengan saham perangkat keras penyimpanan serta chip.
7-21
7-20
Saham global bergerak campuran, Kospi Korea Selatan anjlok 4.5% saat saham AI tertekan
Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap Iran untuk malam kesembilan berturut-turut, dan Iran membalas dengan menyerang sejumlah sekutu AS di Timur Tengah sehingga eskalasi konflik meningkat. Di Asia, indeks Kospi Korea Selatan jatuh 4.5% setelah investor melepas saham-saham terkait kecerdasan buatan. Pergerakan bursa Eropa dan AS beragam: FTSE 100 Inggris turun tipis, sementara indeks di Prancis dan Jerman naik kecil. Harga minyak sempat naik karena risiko pasokan sebelum kembali stabil.
7-20
7-20
Kospi Korea Selatan turun hampir 5% saat saham AI tertekan, harga minyak terus naik
Ketegangan geopolitik AS-Iran meningkat tajam ketika Washington mengumumkan serangan udara untuk malam kesembilan berturut-turut, sementara Iran menyerang sejumlah sekutu AS di Timur Tengah. Harga Brent naik 2.6% menjadi $90.40 per barel dan minyak acuan AS naik 2.2% menjadi $83.58 per barel. Di Korea Selatan, indeks Kospi turun hampir 5% akibat tekanan jual pada saham bertema kecerdasan buatan, meski pelemahan itu disebut lebih sebagai penularan sentimen risiko lokal, bukan pendorong utama.
Dipilih
7-20
7-18
Aksi jual saham unggulan AI makin dalam, harga minyak terus melonjak
Pasar saham global melemah tajam pada Jumat, dengan S&P 500 turun 1% untuk pekan ini, Dow turun 0,8%, dan Nasdaq turun 1,4%. Saham chip terkait AI memimpin penurunan di tengah kekhawatiran bahwa realisasi laba AI tidak akan memenuhi ekspektasi. Pada saat yang sama, harga minyak internasional terus melonjak dipicu perang AS-Iran. Pergerakan ini langsung berdampak pada aset tradisional, dengan minyak dan indeks saham utama sama-sama mencatat perubahan intraday yang searah dan dapat diperdagangkan.
Dipilih
7-18
7-17
Aksi jual saham AI global kian dalam, harga minyak terus naik
Aksi jual saham terkait AI di tingkat global kian dalam, menekan indeks utama Wall Street. S&P 500 turun 1,3%, Nasdaq Composite melemah 2,1%, dan Dow Jones Industrial Average turun 451 poin. Pada saat yang sama, harga minyak terus naik seiring berlanjutnya perang AS-Iran. Pergerakan lintas aset ini dipicu faktor geopolitik dan terkait langsung dengan indeks saham AS serta pasar minyak, tanpa mengungkap variabel baru seperti eskalasi aksi militer, sanksi, atau gangguan pasokan.
7-17