Tembaga sentuh rekor $14.737 per ton pada September 2026, pakar soroti strategi mencari peluang cuan
Ringkasan Pasar AI
Harga tembaga mencapai rekor tertinggi ketika pasar memperhitungkan potensi tarif AS atas tembaga olahan, pasokan tambang yang ketat setelah gangguan, dan pergeseran persediaan yang volatil di seluruh LME/Comex/Shanghai. Gedung Putih dilaporkan menunda keputusan tarif memicu pembongkaran posisi dan koreksi tajam, namun ketidakpastian seputar kemungkinan tarif 15% terus mendukung premi risiko. Dolar AS yang lebih lemah juga menjadi pendorong bagi harga tembaga.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCO724COPPER2USD/USDT-4.83%
Wawasan AI · NCCO724COPPER2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Harga tembaga di London Metal Exchange menyentuh rekor tertinggi $14.737 per ton pada September 2026, naik hampir 50% dalam setahun terakhir. Ekspektasi tarif AS, pasokan tambang yang mengetat, serta perubahan tajam persediaan global mengubah peta pasar. Gedung Putih menunda keputusan tarif impor tembaga karena khawatir biaya produsen naik, namun ketidakpastian soal potensi tarif 15% atas tembaga olahan di era pemerintahan Trump tetap menopang harga. Di India, harga tembaga MCX berbalik turun hampir 3% pada Kamis ke sekitar ₹1.378 per kg.