7j yang lalu
Emas naik setelah jeda konflik AS-Iran meredakan risiko inflasi
AS dan Iran menghentikan aksi militer pada akhir pekan, sementara Iran juga berunding dengan Oman mengenai pelayaran di Selat Hormuz. Brent sempat anjlok lebih dari 7% pada pembukaan pekan hingga di bawah $90 per barel, sedangkan emas naik 1% ke $4,094.03 per ons. Harga emas sebelumnya bertahan di sekitar $4,000 selama beberapa pekan, dan meredanya risiko geopolitik menekan ekspektasi inflasi serta mengurangi tekanan kenaikan suku bunga The Fed sehingga mendukung emas dalam jangka pendek.
7j yang lalu
7j yang lalu
Bihar menunjuk unit investasi PNB untuk memulai IPO perusahaan transmisi listrik BSPTCL
Negara bagian Bihar memilih divisi perbankan investasi milik Punjab National Bank (PNB) untuk memimpin persiapan IPO perusahaan transmisi listrik milik negara bagian, BSPTCL. Penawaran akan memadukan penerbitan saham baru dan penjualan sebagian saham pemerintah negara bagian, dengan dana segar diarahkan ke proyek infrastruktur transmisi dan porsi penjualan untuk monetisasi fiskal. Per 31 Maret 2025, BSPTCL mencatat total aset ₹21,112 crore dan laba bersih FY25 sebesar ₹286 crore, hampir enam kali lipat dari tahun sebelumnya. Langkah ini terkait progres bisnis investment banking PNB, namun prosesnya belum memasuki tahap pengajuan dokumen atau penetapan harga.
7j yang lalu
1h yang lalu
Rapat The Fed 28–29 Juli 2026 hingga hasil Q1 FY27: lima pemicu yang berpotensi menggerakkan bursa India pekan ini
Eskalasi saling serang rudal antara AS dan Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak, seiring perlambatan signifikan pelayaran di Selat Hormuz dan serangan Houthi di Laut Merah. Brent sempat menembus US$100 per barel sebelum ditutup di US$96.78, sementara WTI ditutup di US$89.31. Konflik geopolitik tersebut mengganggu jalur pasokan minyak global dan menjadi katalis bullish kuat bagi kontrak berjangka minyak internasional.
1h yang lalu
7-24
Gelombang panas mengancam panen gandum AS saat harga mencapai level tertinggi tiga tahun
Hasil pengukuran lapangan gandum musim semi di North Dakota diperkirakan 48 bushel per acre, jauh di bawah proyeksi USDA sebesar 58 bushel per acre. Produksi gandum AS musim ini diperkirakan menjadi yang terendah sejak 1970-71. Tekanan pasokan juga datang dari turunnya prospek gandum musim dingin di Kansas, suhu tinggi di Eropa, serta peringatan keamanan pelayaran di Laut Hitam yang meningkatkan risiko ekspor. Kontrak berjangka gandum telah naik hampir 40% sepanjang tahun ini, dan beberapa varietas menembus US$7 per bushel dalam beberapa hari terakhir.
7-24
7-23
IndiGo catat rugi ₹238 crore pada Q1 FY2024 di tengah tekanan biaya, pendapatan naik 20% YoY
Maskapai berbiaya rendah India, IndiGo, merilis laporan keuangan Q1 FY2024 dengan pendapatan naik 20% secara tahunan. Namun perusahaan membukukan rugi bersih sebesar ₹238 crore, berbalik dari laba pada periode yang sama tahun lalu, dan menyebut tekanan biaya yang berkelanjutan sebagai penyebab utama. Hasil ini dinilai jauh dari ekspektasi pasar atas pemulihan profitabilitas sementara di sektor penerbangan, sehingga memicu penilaian ulang terhadap pengendalian biaya dan kemampuan penetapan harga IndiGo.
7-23
7-23
PDB Korea Selatan kuartal II tumbuh 0,6%, ditopang lonjakan semikonduktor; KOSPI menguat 3,04%
Estimasi awal Bank of Korea menunjukkan PDB Korea Selatan pada kuartal II 2024 naik 0,6% secara kuartalan (disesuaikan musiman), melampaui ekspektasi pasar 0,4%. Secara tahunan, PDB meningkat 3,7%, juga di atas perkiraan 3,5%, dengan ekspor semikonduktor sebagai pendorong utama. Pasar saham merespons positif, dengan indeks KOSPI naik 3,04% dan Samsung Electronics sempat menguat hingga 4,8%. Data ini menjadi katalis fundamental langsung bagi indeks saham Korea dan saham teknologi utama.
7-23
7-23
Emas Comex tembus $4,170 per ons, perak lanjutkan reli seiring naiknya permintaan aset safe haven
Harga kontrak berjangka emas Comex menembus $4,170 per ons dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Kontrak berjangka perak melanjutkan tren kenaikannya. Artikel tersebut menyebut penguatan harga terutama didorong lonjakan permintaan aset safe haven, yang mencerminkan respons pasar terhadap meningkatnya ketidakpastian geopolitik atau makroekonomi. Pergerakan ini berasal dari aktivitas transaksi di pasar komoditas spot dan berdampak langsung pada harga kontrak berjangka emas serta perak melalui jalur transmisi harga aset yang jelas.
7-23
7-22
Harga tekstil diperkirakan stabil sementara, tetapi risiko kapas global masih membayangi
Luas tanam kapas India per 17 Juli mencapai 92.53 lakh hektare, turun 5.96% dibanding periode yang sama tahun lalu. Produksi kapas turun dari 336.6 lakh bale pada FY23 menjadi 290.24 lakh bale pada FY26, yang memperketat pasokan domestik dan mendorong impor; nilai impor naik 54.9% yoy menjadi $1.89 billion. Pemerintah membebaskan bea masuk impor kapas sekitar 11% hingga October 2026 dan mendorong Cotton Corporation of India (CCI) memasok langsung ke pabrikan. Sejumlah pihak menilai musim tanam masih tahap awal sehingga belum terlihat gangguan pasokan jangka pendek, meski El Niño berpotensi mengganggu pasokan global.
7-22