user-avatar
The Economic Times

Saham AS ditutup melemah saat Brent melonjak 6% ke US$107 dan imbal hasil Treasury naik, spekulasi kenaikan suku bunga Fed menguat

Ringkasan Pasar AI
Saham AS ditutup lebih rendah seiring Brent crude melonjak 6% ke $107 dan imbal hasil Treasury mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun, sehingga kembali memusatkan perhatian pasar pada risiko inflasi. Data PPI dan tekanan biaya yang dipimpin oleh energi meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat, memperketat kondisi keuangan dan menaikkan tingkat diskonto untuk ekuitas. Risiko gangguan geopolitik di sekitar Hormuz/Laut Merah menambah dorongan inflasi dari sisi penawaran, yang berpotensi mempertahankan volatilitas di seluruh aset berisiko.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT+6.04%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Tiga indeks utama Wall Street ditutup melemah, dengan S&P 500 turun 0,58%, Nasdaq turun 0,64%, dan Dow turun 0,60%. Brent melonjak 6% ke US$107 per barel, sementara imbal hasil Treasury AS naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun, memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pekan depan. Kekhawatiran inflasi kembali menguat seiring gangguan rute pasokan melalui Selat Hormuz dan Laut Merah akibat perang AS-Israel melawan Iran.