Saham Asia menguat, Kospi sempat naik 3% dan Nikkei 225 bertambah 1,68% seiring harapan pemangkasan suku bunga The Fed bertahan di tengah inflasi yang melandai
Ringkasan Pasar AI
PPI AS mendingin lebih dari perkiraan (4,7% YoY vs 5,5%), seiring dengan data pekerjaan yang lebih lemah, mendorong probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September yang tersirat pasar turun di bawah 40% dan mendukung rebound risk-on. Wall Street ditutup lebih tinggi dan Asia ikut menguat, dipimpin oleh Kospi Korea dan Nikkei Jepang. Koreksi harga minyak juga meredakan kekhawatiran inflasi, sementara risiko geopolitik yang masih bertahan dan tarif drone AS yang baru tetap menjadi arus silang.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSINIKKEI2252USD/USDT+0.14%
Wawasan AI · NCSINIKKEI2252USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
PPI AS untuk Juni secara tahunan turun lebih dalam dari perkiraan menjadi 4,7%, ditambah data ketenagakerjaan sebelumnya yang lebih lemah dari estimasi, sehingga pasar memangkas penetapan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September menjadi di bawah 40%. Sentimen itu mendorong tiga indeks utama Wall Street ditutup menguat pada sesi sebelumnya. Bursa Asia-Pasifik kemudian mengikuti, dengan Kospi Korea Selatan sempat naik 3% dan Nikkei 225 Jepang menguat 1,68%, sementara indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4%.