3j yang lalu
Saham Asia menguat setelah data inflasi AS melunak; Kospi melonjak 4,48%
Core CPI AS naik 0,2% secara bulanan dan 2,5% secara tahunan, menyamai laju tahunan paling lambat sejak Maret 2021 dan meredakan kekhawatiran pasar atas kenaikan suku bunga Federal Reserve. Seiring itu, saham Asia menguat pada 12 Agustus, dengan MSCI Asia Pacific Index naik 0,6%. Kospi Korea Selatan melonjak 4,48% dan Nikkei 225 Jepang naik 1,83% serta Topix bertambah 1,01%, sementara kontrak berjangka Hang Seng turun 0,87% yang mencerminkan kehati-hatian di sebagian pasar.
3j yang lalu
23j yang lalu
Balrampur Chini: stok gula cukup hingga Oktober–awal November, belum ada kabar pembatasan pengalihan ke etanol
Balrampur Chini Mills mengatakan stok gula saat ini memadai dan perusahaan belum menerima informasi resmi dari pemerintah terkait rencana pembatasan pengalihan sari tebu atau B-heavy molasses untuk produksi etanol. Perusahaan melaporkan pendapatan Q1FY27 sebesar ₹1,637 crore, laba bersih ₹44 crore, dan margin 6.96%. Harga gula naik 10% dalam satu bulan terakhir, sementara pemerintah mempertimbangkan pembatasan pengalihan ke etanol mulai musim yang dimulai Oktober untuk menahan kenaikan harga domestik.
23j yang lalu
1h yang lalu
Saham NALCO, Hindalco, dan Vedanta Aluminium melonjak hingga 8% pada 12 Agustus usai pemangkasan output alumina Alunorte
Kilang alumina Alunorte milik Norsk Hydro di Brasil memangkas produksi menjadi 50% dari kapasitas karena kekurangan gas, sehingga memperketat pasokan alumina global. Harga alumina saat ini setara 10% dari harga aluminium, di bawah rata-rata historis 14%–16%. Di India, saham National Aluminium Co. Ltd. (NALCO) melonjak hingga 8% pada perdagangan Rabu, dengan Hindalco Industries Ltd. dan Vedanta Aluminium Ltd. masing-masing naik sekitar 3%. Kenaikan potensi harga alumina dinilai menguntungkan emiten hulu seperti NALCO, karena bisnis alumina berkontribusi 27% terhadap EBIT tahun buku 2026 dan 44% pada tahun buku 2025.
1h yang lalu
2h yang lalu
Laba kuartal Juni Amara Raja naik 15.8% menjadi ₹191 crore; bisnis energi baru tumbuh
Produsen baterai otomotif Amara Raja Energy & Mobility membukukan laba bersih konsolidasi kuartal Juni sebesar ₹191 crore, naik 15.8% dari tahun sebelumnya. Pendapatan operasi meningkat 24% menjadi ₹4,214.5 crore, sementara EBITDA naik 11.7% menjadi ₹405.9 crore namun margin EBITDA menyempit dari 10.7% menjadi 9.6%. Pendapatan bisnis energi baru meningkat dari ₹121.29 crore menjadi ₹209.30 crore. Setelah rilis kinerja, saham perusahaan turun 2.82%.
2h yang lalu
2h yang lalu
Titan perkirakan paruh kedua lebih kuat, dorong margin lewat permintaan musim festival dan bauran produk
Titan Company membukukan kinerja kuartal I tahun fiskal 2026 dengan pendapatan naik 24.3% menjadi 18101 crore rupee dan margin kotor meningkat ke 24.2%. EBITDA melonjak 57.1% menjadi 2564 crore rupee dengan margin EBITDA melebar ke 14.2%, sementara laba bersih naik 65% menjadi 1699 crore rupee. Manajemen memperkirakan permintaan musim festival pada paruh kedua serta optimasi bauran produk akan menopang margin, dengan target margin EBIT bisnis perhiasan 11%.
2h yang lalu
8-10
Kaynes Technology sorotan usai laba kuartal Juni; Motilal Oswal bidik target ₹5,000 dengan potensi naik 30%
Kaynes Tech membukukan pendapatan kuartal Juni sebesar ₹946 crore, naik 40% dari tahun lalu dan di atas angka jajak pendapat CNBC-TV18 sebesar ₹866 crore. EBITDA tercatat ₹147.5 crore dan dinilai sejalan dengan perkiraan, sementara margin EBITDA turun menjadi 15.6% dari 16.7% pada periode yang sama tahun lalu. Bisnis inti perusahaan tumbuh lebih dari 30% di tiap lini, sedangkan bisnis lain yang lebih kecil meningkat 70% hingga 180%. Motilal Oswal mempertahankan rekomendasi “buy”, menyebut potensi kenaikan 30% dengan target harga ₹5,000 serta memproyeksikan CAGR FY2026-2028 untuk pendapatan, EBITDA, dan adjusted PAT masing-masing 41%, 44%, dan 52%.
8-10