Ampol catat lonjakan RCOP EBITDA 1H 2026 ke sekitar A$1,6 miliar, ditopang kinerja kilang

Ringkasan Pasar AI
Ampol melaporkan lonjakan tajam laba 1H26, didorong oleh margin kilang yang secara material lebih tinggi serta pelaksanaan perdagangan dan rantai pasok yang tangguh di tengah gangguan di Timur Tengah. Kinerja operasional yang kuat dan margin regional yang lebih tinggi menegaskan kondisi produk olahan yang ketat serta sensitivitas terhadap kendala pasokan minyak mentah. Fokus jangka dekat beralih ke pemeliharaan Lytton yang direncanakan yang akan sementara mengurangi output, yang berpotensi mendukung margin bahan bakar regional sambil meningkatkan ketergantungan pada impor dan perdagangan.
Level dampak
● Rendah
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT+2.37%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ampol Ltd (ASX: ALD) melaporkan kinerja paruh pertama 2026 yang belum diaudit dengan RCOP EBITDA sekitar A$1,6 miliar, naik dari A$649 juta pada 1H 2025. Margin Kilang Lytton rata-rata mencapai US$28.26 per barel untuk periode tersebut, naik 280% dibanding 1H 2025. Produksi kilang grup meningkat 8.7% menjadi 2,945 ML, sementara penjualan bahan bakar di Australia (Ex Netsell) naik 2.8% secara tahunan. Dalam 12 bulan terakhir, saham Ampol naik 45% dibanding kenaikan sekitar 3.2% pada indeks S&P/ASX 200 (ASX: XJO).