Futures Nasdaq dan S&P 500 menguat hingga 1% meski ketegangan AS–Iran, pasar India dan GIFT Nifty tertekan
Ringkasan Pasar AI
Laporan bahwa AS dan Iran sepakat untuk menghentikan sementara permusuhan dan melanjutkan pembicaraan meningkatkan selera risiko, mengangkat kontrak berjangka ekuitas AS yang dipimpin oleh saham teknologi terkait AI sambil menekan emas. Namun, serangan terhadap sebuah supertanker di dekat Selat Hormuz membuat pasar energi tetap waspada, mendorong Brent sedikit lebih tinggi di tengah arus pelayaran yang masih terbatas. Saham India tertinggal dari rebound global, menyoroti posisi risiko regional yang tidak merata.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT-0.80%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Amerika Serikat dan Iran sepakat menghentikan sementara permusuhan baru-baru ini serta melanjutkan perundingan diplomatik, sehingga meredakan sebagian ketegangan geopolitik. Minyak Brent naik 0,8% ke 72,6 dolar AS per barel setelah sebuah supertanker diserang dekat Selat Hormuz pada akhir pekan, namun kenaikannya terbatas oleh kesepakatan gencatan senjata. Emas turun 0,8% ke 4057 dolar AS per ons seiring membaiknya selera risiko. Futures saham AS berbalik menguat, dengan futures Nasdaq naik 1,1% dan futures S&P 500 naik 0,7%, sementara pasar saham India melemah.