GIFT Nifty Isyaratkan Pembukaan Lesu, Bursa AS dan Asia Melemah
Data inflasi Amerika Serikat yang lebih tinggi dari perkiraan memicu kekhawatiran akan kenaikan suku bunga lanjutan dari Federal Reserve dan menekan saham-saham AS pada Rabu. Nasdaq turun 1,88 persen, penurunan harian terbesar sejak 23 Juli, sedangkan S&P 500 melemah 1,11 persen, yang terbesar sejak 29 Juli, dan Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,09 persen. Saham terkait kecerdasan buatan seperti Oracle dan CoreWeave tertekan karena sensitif terhadap biaya pinjaman. Di India, kenaikan harga minyak mentah dan arus keluar investor asing yang berlanjut memicu aksi ambil untung.