Rusia dilanda krisis bahan bakar usai serangan drone Ukraina, harga bensin melonjak 71,20 rubel per liter

Rusia menghadapi kelangkaan bahan bakar setelah serangkaian serangan drone Ukraina merusak fasilitas kilang utama, termasuk di Moskow, sehingga pasokan menyusut dan sejumlah wilayah menerapkan pembatasan pembelian. Data pertengahan Juni menunjukkan produksi bensin turun 25% dan produksi diesel turun 15% dibanding periode yang sama tahun lalu, memicu lonjakan harga ritel. Pada periode 16–22 Juni, harga rata-rata bensin mencapai 71,20 rubel per liter, sementara pasokan bahan bakar pesawat ikut mengetat dan di beberapa bandara harga melonjak hingga 64%. Situasi ini menekan pasar produk minyak di dalam negeri dan memperlihatkan kerentanan jaringan pengilangan Rusia di tengah perang, menurut Reuters.