Pejabat India peringatkan pasokan LPG masih ketat meski gencatan senjata AS-Iran diumumkan

Seorang pejabat pemerintah India memperingatkan bahwa ketidakpastian ketersediaan liquefied petroleum gas (LPG) kemungkinan masih berlanjut meski AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata dan menjanjikan Selat Hormuz akan segera dibuka. Ia menilai harga minyak mentah berpeluang turun, namun pasokan gas tetap menjadi tantangan karena belum jelas tingkat kerusakan di lokasi produksi LPG di negara-negara Teluk, terutama Qatar. Karena itu, ada kekhawatiran harga LPG tidak akan cepat turun seperti minyak. Sejak konflik dimulai pada 28 Februari, harga LPG rumah tangga di India telah naik total Rs 89 dan tabung LPG komersial naik dari Rs 1,884 pada Maret 2026 menjadi sekitar Rs 3,100 per tabung.