Pasar global menguat usai laporan gencatan senjata AS–Iran, Jefferies nilai prospeknya rapuh
Pasar keuangan global menguat setelah beredar laporan adanya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut memicu penurunan tajam harga minyak. Laporan itu disebut mencakup pelepasan aset Iran yang dibekukan serta kemungkinan pelonggaran sanksi selama periode negosiasi 60 hari. Jefferies menilai daya tahan kesepakatan tersebut sangat tidak pasti karena potensi penolakan dari dalam AS, meski dalam jangka pendek telah meredakan kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah, menurut Jefferies. Peristiwa ini disebut menjadi pendorong langsung turunnya harga minyak, tanpa rantai sebab-akibat langsung terhadap saham dan indeks secara tradisional.