user-avatar
The Economic Times

Saham Jepang melemah setelah PDB kuartal II tumbuh 1,1% di bawah perkiraan

Ringkasan Pasar AI
PDB Jepang kuartal II tumbuh pada laju tahunan 1,1% dibandingkan ekspektasi 2,0%, dengan konsumsi yang datar dan belanja modal turun 1,2% yang menandakan lemahnya permintaan domestik. Ditambah dengan harga minyak yang tinggi terkait risiko Timur Tengah dan imbal hasil obligasi Jepang di level tertinggi dalam beberapa dekade, latar belakang ini memperketat kondisi keuangan dan menekan ekuitas. Nikkei dan Topix melemah pada perdagangan awal dengan breadth yang lemah.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSINIKKEI2252USD/USDT+0.33%
Wawasan AI · NCSINIKKEI2252USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Data Kantor Kabinet Jepang menunjukkan PDB kuartal II tumbuh pada laju tahunan 1,1%, lebih rendah dari perkiraan pasar 2,0%. Konsumsi swasta stagnan dan belanja modal turun 1,2% secara kuartalan, memicu kekhawatiran atas lemahnya permintaan domestik. Dampaknya, Nikkei 225 turun tipis 0,01% ke 68721.56 pada perdagangan pagi, sementara Topix merosot 0,48% ke 4177.02. Pada saham berkapitalisasi besar, Kioxia Holdings naik 5,14% sedangkan Trend Micro turun 8,94%.