Kontrak berjangka jagung lepas dari pergerakan minyak mentah saat bertahan di 440 sen per bushel

Artikel ini menyoroti kontrak berjangka jagung yang bertahan di area dukungan jangka panjang 440 sen per bushel, yang dapat ditelusuri hingga musim gugur 2024. Perhatian pasar kini tertuju pada laporan luas tanam USDA pada 30 Juni, terutama apakah perkiraan luas tanam jagung akan dipangkas menjadi 94 juta acre dari ekspektasi 95 juta acre. Jika skenario itu terjadi, carryout disebut berpotensi mendekati 1,8 miliar bushel, yang dibaca sebagai sinyal pengetatan pasokan. Di saat yang sama, pergerakan jagung yang terlepas dari minyak mentah menegaskan dorongan fundamentalnya sendiri, menurut artikel tersebut.