Harga kopi diperkirakan tetap tinggi setidaknya dua tahun karena El Niño mengacaukan pasokan
Ringkasan Pasar AI
Lavazza memperingatkan bahwa risiko panas dan kekeringan yang didorong El Niño selama masa pembungaan arabika di Brasil, di samping persediaan global yang sudah rendah, dapat membuat pasokan kopi tetap ketat setidaknya sampai dua panen kuat membangun kembali stok. Lonjakan tajam dan volatilitas berlanjut pada kontrak berjangka arabika menegaskan kembali premi risiko cuaca yang muncul lagi dan penempatan posisi investor. Fokus pasar dalam waktu dekat bergeser dari ekspektasi panen rekor ke risiko eksekusi dalam panen Brasil dan kerapuhan pasokan yang lebih luas.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOCOFFEE2USD/USDT+0.17%
Wawasan AI · NCCOCOFFEE2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ketua Luigi Lavazza SpA, Giuseppe Lavazza, mengatakan El Niño yang telah dikonfirmasi meningkatkan risiko cuaca lebih panas dan kering selama musim berbunga di Brasil, sehingga dapat menekan hasil arabika. Ia menambahkan, persediaan global masih ketat dan pasar membutuhkan setidaknya dua musim panen yang kuat serta pemulihan stok yang signifikan sebelum harga bisa turun. Kontrak berjangka arabika di New York sempat mencatat lonjakan intraday terbesar dalam 26 tahun dan harga telah naik sekitar 30% sejak para peramal menyatakan El Niño bulan lalu. Karena itu, pasar menilai penurunan harga kopi dalam dua tahun ke depan kecil kemungkinannya.