user-avatar
CNBC TV18

Saham Asia cenderung stabil, Brent turun 0.4% ke $88.86 per barel di tengah ketegangan Asia Barat

Ringkasan Pasar AI
Saham Asia bergerak stabil hingga sedikit lebih tinggi, sementara Brent turun 0,4% setelah mencapai penutupan tertinggi sejak pertengahan Juni, mencerminkan posisi yang berhati-hati di tengah ketegangan West Asia yang masih berlangsung dan sensitivitas inflasi yang kembali meningkat. Dengan belum adanya gangguan pasokan yang terkonfirmasi atau aksi militer baru, premi risiko jangka pendek tampak terkendali. Fokus jangka dekat beralih ke laporan laba perusahaan teknologi megacap yang akan datang untuk mencari sinyal mengenai ketahanan reli saham yang dipimpin AI.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT+2.98%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ketegangan yang meningkat di Asia Barat kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap bangkitnya inflasi, sementara Brent turun 0.4% ke $88.86 per barel. Di kawasan Asia, Nikkei 225 naik 1.4% dan Kospi Korea Selatan nyaris tidak berubah, sedangkan futures indeks saham AS turun 0.1%. Sejumlah raksasa teknologi dijadwalkan merilis kinerja pekan ini dan pekan depan, termasuk Tesla dan Alphabet pada Rabu serta Microsoft, Meta, Apple, dan Amazon pada pekan depan. Hingga kini, ketegangan geopolitik tersebut belum disertai aksi militer baru atau bukti gangguan pasokan.