Menjelang Keputusan Suku Bunga September, Pemerintahan Trump Tingkatkan Tekanan ke The Fed

Ringkasan Pasar AI
Tekanan Gedung Putih yang semakin meningkat terhadap The Fed agar menghindari kenaikan atau memangkas suku bunga meningkatkan persepsi risiko politik seputar kebijakan moneter menjelang pertemuan 15–16 September. Pasar masih memperhitungkan probabilitas yang bermakna untuk kenaikan 25 bp, didukung oleh data tenaga kerja yang stabil, sementara Ketua The Fed Walsh terus menekankan persistensi inflasi. CPI pekan ini menjadi katalis utama untuk penyesuaian kembali perkiraan suku bunga, yang mendorong volatilitas jangka pendek pada dolar dan aset berisiko yang lebih luas.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSIDXY2USD/USDT-0.02%
Wawasan AI · NCSIDXY2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BlockBeats melaporkan: Pada 6 September, menjelang rapat kebijakan The Federal Reserve (The Fed) pada 15–16 September, pemerintahan Trump meningkatkan tekanan terbuka agar bank sentral tidak menaikkan suku bunga dan bahkan mempertimbangkan pemangkasan lanjutan. Presiden Donald Trump, Wakil Presiden Vance, Menteri Keuangan Bessent, serta penasihat ekonomi senior Gedung Putih Navarro belakangan kompak menyerukan agar suku bunga dipertahankan atau diturunkan. Pasar saat ini memperkirakan peluang 60% The Fed akan menaikkan suku bunga 25 basis poin pada September. Ekspektasi tersebut terutama dipengaruhi penambahan 162.000 lapangan kerja nonpertanian (nonfarm payroll) pada Agustus serta tingkat pengangguran yang tetap 4,1%. Ketua The Fed Walsh terus menekankan risiko inflasi. Ia mencatat 54% komponen dalam indeks harga PCE naik lebih dari 3% dalam 12 bulan terakhir, dan menilai bank sentral perlu memprioritaskan pengendalian inflasi. Trump juga kembali menyatakan bahwa jika The Fed tidak menurunkan suku bunga, AS dapat mengambil langkah seperti menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang memiliki surplus dagang terhadap AS. Menjelang pemilu paruh waktu November, harga yang tinggi dan suku bunga yang masih elevated memperbesar tekanan politik terhadap pemerintahan Trump. Pelaku pasar kini mencermati rilis data CPI AS pekan ini, yang dinilai dapat menjadi penentu apakah The Fed akan menaikkan suku bunga atau menahannya pada September.