Senator Warren Soroti Potensi Konflik Kepentingan Calon Ketua The Fed, Singgung WLFI
Ringkasan Pasar AI
Sorotan Sen. Warren terhadap pembayaran pra-konfirmasi yang tidak diungkapkan kepada Ketua The Fed memunculkan kekhawatiran terkait tata kelola dan independensi, yang berpotensi meningkatkan ketidakpastian kebijakan. Secara terpisah, fokusnya pada upaya WLFI untuk memperoleh lisensi perbankan A.S. menyoroti meningkatnya perhatian politik dan regulasi terhadap institusi keuangan yang terkait kripto. Dengan pasar melakukan repricing menuju jalur The Fed yang lebih hawkish dan probabilitas kenaikan suku bunga yang tetap tinggi, berita ini mendukung kondisi keuangan yang lebih ketat dan nada USD yang lebih kuat dalam jangka dekat.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSIDXY2USD/USDT-0.01%
Wawasan AI · NCSIDXY2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
CoinDesk melaporkan, Senator AS Elizabeth Warren mempertanyakan secara terbuka potensi konflik kepentingan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam sidang Komite Perbankan Senat. Warren menyoroti dugaan pembayaran US$100 juta yang disebut diterima Warsh beberapa hari sebelum pengambilan sumpah, sementara sumber dana tersebut tidak diungkapkan dalam sidang.
Isu ini kembali diangkat untuk menelusuri asal-usul dana. Warren mendesak agar Warsh menjelaskan pihak yang melakukan pembayaran besar itu. Warsh tidak memberikan jawaban langsung dan hanya menyatakan akan mematuhi ketentuan pelaporan dari U.S. Office of Government Ethics. Warren menilai penolakan mengungkap sumber dana dapat memunculkan pertanyaan mengenai independensi Federal Reserve, serta menyebut praktik tersebut sebagai "membuka pintu bagi korupsi".
Dalam sidang yang sama, Warren juga mengarahkan pertanyaan kepada World Liberty Financial (WLFI), bisnis kripto yang dikaitkan dengan keluarga Trump. Ia mengatakan proyek tersebut membukukan sekitar US$1,4 miliar pendapatan pada 2025 dan saat ini tengah mengupayakan lisensi perbankan di AS. Menurut Warren, jika lisensi diperoleh, perusahaan berpotensi mengejar layanan keuangan federal lain, termasuk akses langsung ke sistem pembayaran The Fed melalui master account.
Laporan itu menambahkan, Warsh sebelumnya bersikap mendukung aset digital. Posisinya terkait kripto dinilai berbeda dengan mantan Ketua Jerome Powell. Warsh pernah menyatakan Bitcoin merupakan aset penting yang layak diperhitungkan dalam perumusan kebijakan, dan meyakini kripto telah menjadi komponen jangka panjang dalam sistem keuangan global. Dokumen keterbukaan keuangannya juga menunjukkan Warsh memiliki sejumlah investasi terkait industri kripto, termasuk Polychain Capital, dYdX, Dapper Labs, serta aset yang berhubungan dengan Solana dan Optimism.
Di sisi makro, ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan The Fed turut bergeser. Pada awal 2026, pelaku pasar sempat memperkirakan beberapa kali pemangkasan suku bunga dalam tahun berjalan, tetapi kini penetapan harga bergerak lebih hawkish. Peluang kenaikan suku bunga pada Oktober tercatat 59%, sementara probabilitas kenaikan lagi pada Desember 73,4%. Pasar memperhitungkan kemungkinan satu hingga dua kali kenaikan suku bunga tahun ini.