Departemen Keuangan AS Perluas Sanksi Kripto terhadap Iran

Ringkasan Pasar AI
Departemen Keuangan A.S. memperluas sanksi OFAC untuk secara eksplisit mencakup sektor aset digital Iran, dengan menyebut lebih dari $100 juta dalam dugaan pembayaran kripto yang mendukung penjualan minyak Iran serta menambahkan seorang broker dan sebuah perusahaan berbasis UEA ke dalam daftar. Tindakan ini memperketat ekspektasi kepatuhan bagi bursa, broker, dan rel pembayaran, sehingga meningkatkan risiko pihak lawan dan penyaringan. Dalam jangka dekat, hal ini dapat menekan sentimen risiko kripto melalui meningkatnya hambatan regulasi dan penegakan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+2.14%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Departemen Keuangan Amerika Serikat memperluas kerangka sanksinya untuk mencakup sektor aset digital Iran. Otoritas menilai Iran makin sering memanfaatkan kripto untuk menghindari sanksi dan memindahkan dana lintas yurisdiksi. Menurut Departemen Keuangan, lebih dari US$100 juta pembayaran kripto diduga mendukung penjualan minyak Iran. Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) juga menjatuhkan sanksi kepada broker berbasis Uni Emirat Arab, Ivan Obukhov, serta perusahaannya, Foscom FZE. Langkah terbaru ini menyusul sanksi sebelumnya yang menargetkan bursa Iran dan sejumlah dompet kripto.