Senat AS Akan Gelar Pemungutan Suara RUU Struktur Pasar Kripto dalam 7 Hari
Ringkasan Pasar AI
Pemungutan suara Senat yang akan segera dilakukan terkait Digital Asset Market Clarity Act akan meresmikan yurisdiksi SEC vs CFTC dan mendefinisikan perlakuan untuk komoditas digital dan stablecoin, yang berpotensi mengurangi tekanan regulasi yang telah membatasi partisipasi institusional. Saham-saham yang terkait kripto sudah reli, menunjukkan sensitivitas terhadap jalur RUU tersebut. Namun, pasar prediksi masih mengindikasikan risiko legislasi yang berarti, dengan negosiasi terkait bahasa etika sebagai faktor penentu utama menuju mosi prosedural.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+1.05%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Senat Amerika Serikat bersiap menggelar pemungutan suara atas regulasi kripto paling penting dalam beberapa tahun terakhir. Digital Asset Market Clarity Act, yang secara resmi bernama H.R. 3633, diperkirakan masuk agenda sidang Senat pada pekan 3 Agustus. Mosi prosedural untuk memulai pembahasan (motion to proceed) disebut bisa diajukan paling cepat pada 27'28 Juli.
Jika disahkan, RUU ini akan menetapkan batas kewenangan yang lebih tegas antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dalam pengawasan aset digital.
RUU Clarity Act lahir dari rancangan gabungan yang mengakomodasi masukan Komite Perbankan Senat dan Komite Pertanian. Komite Perbankan Senat meloloskan legislasi ini pada 14 Mei 2026 dengan suara 15'9. Draf gabungan yang beredar sekitar 27 Juli juga memuat ketentuan etika yang menyoroti potensi konflik kepentingan pejabat pemerintah.
Presiden Trump turut terlibat langsung dalam pembahasan bahasa ketentuan etika pada 21 Juli, setelah bertemu para senator pada 16 Juli. Keterlibatannya dinilai menjadi faktor penting yang mempercepat jadwal pembahasan.
DPR AS sebelumnya sudah mengesahkan versinya pada Juli 2025. Itu membuat pemungutan suara di Senat menjadi rintangan legislatif besar terakhir sebelum RUU berpeluang dikirim ke meja presiden.
Fokus utama Clarity Act adalah mengakhiri area abu-abu yurisdiksi dengan membagi secara eksplisit lembaga mana mengawasi apa. Komoditas digital dan stablecoin akan mendapat definisi dan perlakuan yang lebih jelas, dengan tujuan mengurangi ketidakpastian regulasi yang selama ini menahan partisipasi institusi dan mendorong sebagian perusahaan kripto berekspansi ke luar negeri.
Sejumlah saham terkait kripto menguat seiring kabar kemajuan RUU. Di pasar prediksi, peluang RUU ini benar-benar lolos dipatok 41%, naik dibanding sebelum Trump turun tangan dalam pembahasan ketentuan etika. Ketentuan etika itu berpotensi menjadi penentu: bisa menjadi poin yang menyelamatkan RUU, atau justru batu sandungan. Jika motion to proceed lolos tanpa perlawanan berarti, itu biasanya menjadi sinyal kuat terhadap peluang hasil pemungutan suara final.