Clarity Act Kandas di Senat; SEC dan CFTC Ambil Alih Peran Utama Regulasi Kripto
Ringkasan Pasar AI
Kegagalan Senat AS untuk melanjutkan Clarity Act membuat struktur pasar kripto tetap belum terselesaikan dan mengalihkan momentum regulasi jangka dekat ke perumusan aturan oleh SEC dan CFTC. Meskipun kedua ketua memberi sinyal kesediaan untuk bertindak berdasarkan kewenangan yang ada, aturan tanpa legislasi eksplisit menghadapi risiko litigasi serta pembalikan kebijakan yang lebih tinggi, dan linimasa 18–24 bulan memperpanjang ketidakpastian. Hal ini mempertahankan volatilitas yang didorong oleh berita utama di seluruh aset digital utama dan venue kripto yang terkait dengan AS.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.11%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
GoldNews melaporkan, mengutip POLITICO, Senat AS pada Selasa gagal meloloskan langkah lanjutan untuk Clarity Act (Digital Asset Market Structure Act). Kegagalan ini membuat pusat kewenangan regulasi kripto untuk sementara beralih ke Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
Ketua SEC Paul Atkins dan Ketua CFTC Michael Selig disebut telah berbulan-bulan menyiapkan landasan transisi tersebut. Selig mengatakan akan memaksimalkan kewenangan yang sudah tersedia dalam undang-undang, seraya menyatakan, \u0022CFTC sepenuhnya siap dan siap meluncurkan aturan untuk garis depan keuangan yang baru.\u0022 Atkins menegaskan, \u0022Terlepas dari apakah legislasi lolos atau tidak, kami akan bertindak tegas dalam batas kewenangan hukum SEC.\u0022
Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott menilai saat ini menjadi momentum bagi kedua lembaga untuk menetapkan aturan yang jelas bagi aset digital sebelum Kongres mengesahkan undang-undang.
Laporan itu menyoroti bahwa tanpa payung legislasi, aturan yang dikeluarkan lembaga lebih rentan digugat secara hukum dan lebih mudah diubah oleh pemerintahan Partai Demokrat pada masa mendatang. Proses penyusunan aturan umumnya memakan waktu 18 hingga 24 bulan dan perlu dirampungkan sebelum pemilu 2028. Partai Demokrat juga masih bersikap hati-hati terhadap pendekatan pro-kripto dari kedua regulator tersebut.