Senat AS Gelar Voting Prosedural Perdana untuk CLARITY Act; Warren Davidson Desak Penghapusan Pasal 305
Ringkasan Pasar AI
Pemungutan suara prosedural pertama Senat AS atas CLARITY Act meningkatkan sensitivitas regulasi jangka dekat untuk aset digital. Perdebatan seputar penghapusan Section 305, yang dapat memungkinkan bursa dan penerbit stablecoin membekukan transaksi mencurigakan hingga 180 hari atas permintaan penegak hukum, menyoroti potensi beban kepatuhan dan operasional. Berita utama tersebut dapat mendorong positioning seputar risiko kebijakan AS, yang memengaruhi sentimen kripto secara luas dan kondisi likuiditas.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.20%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily News melaporkan, akun Bitcoin News di X menyebut Senat AS akan menggelar voting prosedural pertama atas CLARITY Act pada Selasa pukul 14.15 waktu Timur. Senator Bernie Moreno mendorong rekan-rekannya untuk meloloskan tahapan pembahasan RUU tersebut, lalu membuka ruang pembahasan amendemen. Di sisi lain, anggota DPR AS Warren Davidson meminta Pasal 305 dihapus sebelum RUU disahkan. Menurutnya, ketentuan itu memungkinkan bursa dan penerbit stablecoin membekukan transaksi yang dianggap mencurigakan selama 30 hari, serta dapat diperpanjang hingga 180 hari atas permintaan penegak hukum, yang dinilai memberikan kewenangan untuk menjalankan "civil asset forfeiture".