Inflasi Produsen AS Turun ke 5,5% pada Juni, Bitcoin Bertahan di Atas US$65.000
Ringkasan Pasar AI
PPI AS Juni turun 0,3% m/m dan melambat menjadi 5,5% y/y dibandingkan 6,2% yang diperkirakan, dipimpin oleh penurunan tajam 6,4% pada harga energi sementara jasa naik 0,2%. Rilis inflasi produsen yang lebih rendah, bersama dengan CPI yang lebih sejuk, memperkuat interpretasi pasar tentang meredanya tekanan harga dan mengurangi tekanan yang dirasakan untuk kebijakan yang restriktif, sehingga mendukung aset berisiko. Bitcoin yang bertahan di atas $65K mencerminkan sensitivitas makro ini.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.86%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Harga produsen di Amerika Serikat turun 0,3% pada Juni, berlawanan dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan tekanan biaya masih meningkat. Secara tahunan, Producer Price Index (PPI) tercatat 5,5%, jauh di bawah proyeksi ekonom 6,2% dan melandai dari 6,0% pada Mei. Setelah rilis data, Bitcoin tetap bertahan kuat di atas US$65.000.
Rincian data PPI
Biro Statistik Tenaga Kerja AS (Bureau of Labor Statistics) merilis data PPI pada 15 Juli. Penurunan bulanan terutama didorong oleh harga barang yang terkoreksi 1,4%, terbebani anjloknya sektor energi. Harga energi merosot 6,4%, dengan bensin menjadi pendorong utama setelah jatuh 12,0% dalam sebulan. Di sisi lain, harga jasa naik tipis 0,2%.
Untuk ukuran inti, "core final demand" yang mengecualikan kategori makanan, energi, dan jasa perdagangan yang volatil hanya naik 0,1% secara bulanan. Secara tahunan, PPI inti berada di 5,1%. Data ini menyusul laporan Consumer Price Index (CPI) yang juga menunjukkan tanda-tanda pelonggaran. Ketika tekanan harga mereda di level produsen, penurunan biaya biasanya pada akhirnya ikut memengaruhi harga yang dibayar konsumen.
Gambaran inflasi yang lebih luas
Meski turun, PPI tahunan 5,5% masih lebih tinggi dibanding level sebelum pandemi. Pada puncaknya di 2022, pertumbuhan PPI tahunan sempat melampaui 10%. Penurunan dari level tersebut ke 5,5% menandakan kemajuan dalam upaya The Fed menurunkan inflasi melalui pengetatan kebijakan moneter.
Koreksi 12,0% pada harga bensin juga berpotensi menjalar ke seluruh perekonomian, menekan biaya transportasi bagi pelaku usaha dan memberi ruang bagi belanja konsumen di pos lain.
Implikasi untuk kripto dan aset berisiko
Bertahannya Bitcoin di atas US$65.000 setelah rilis PPI yang lebih dingin mencerminkan pasar yang semakin mengacu pada pola makro. Data inflasi yang melemah meningkatkan probabilitas pemangkasan suku bunga oleh The Fed, yang biasanya mengurangi daya tarik memegang kas dan obligasi serta mendorong aliran dana ke aset berpotensi imbal hasil lebih tinggi, termasuk kripto.
Meski begitu, PPI 5,5% tetap menunjukkan biaya input masih naik di atas zona nyaman The Fed. Harga energi dikenal sangat volatil; gangguan pasokan atau guncangan geopolitik bisa membalikkan penurunan bensin dalam waktu singkat. Pelaku pasar juga mencermati jarak antara deflasi barang dan inflasi jasa. Jika harga jasa terus merangkak naik saat harga barang turun, The Fed bisa menilai kondisi lebih campuran daripada yang tersirat dari angka utama.
Pejabat The Fed akan memegang data CPI dan PPI saat mempersiapkan rapat kebijakan berikutnya.