Komite DPR AS Dengar Keterangan soal Peran Regulasi CFTC di Pasar Prediction Market

Ringkasan Pasar AI
Kesaksian di Kongres AS menyoroti keterbatasan kapasitas CFTC dan dorongan yurisdiksi yang sedang berlangsung atas pasar prediksi, dengan para pejabat berargumen bahwa kontrak peristiwa memenuhi syarat sebagai swap. Rancangan undang-undang yang diusulkan seperti CLARITY Act dapat memperluas kewenangan dan sumber daya, sehingga meningkatkan probabilitas pengawasan yang lebih ketat. Gugatan negara bagian yang sedang berlangsung terhadap Kalshi dan Polymarket, yang berpotensi mencapai Mahkamah Agung, meningkatkan ketidakpastian regulasi bagi pertaruhan yang berdekatan dengan kripto dan para peserta struktur pasar dalam jangka pendek.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+1.92%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Subkomite Commodity Markets, Digital Assets, and Rural Development di Komite Pertanian DPR AS menggelar dengar pendapat mengenai cara Commodity Futures Trading Commission (CFTC) mengawasi prediction market. Carl Kennedy, partner di Katten Muchin Rosenman, mengatakan CFTC kekurangan personel sehingga kesulitan melakukan pengawasan dan penegakan aturan terhadap platform seperti Kalshi dan Polymarket. Ia menilai CLARITY Act dapat memberikan kewenangan serta sumber daya tambahan bagi CFTC untuk merespons pertumbuhan prediction market. Ketua CFTC Michael Selig menyatakan lembaganya memiliki yurisdiksi eksklusif atas perusahaan-perusahaan terkait dan menilai kontrak peristiwa (event contracts) di platform tersebut memenuhi definisi swap. Sejumlah negara bagian di AS telah mengajukan gugatan terhadap Kalshi dan Polymarket terkait sengketa yang berhubungan dengan taruhan olahraga, dan perkara-perkara ini berpotensi berlanjut hingga Mahkamah Agung AS.