Inggris Siapkan Mandat Baru untuk Bank of England: Dorong Inovasi Stablecoin
Ringkasan Pasar AI
Inggris berencana menambahkan tujuan hukum Bank of England untuk mendukung inovasi stablecoin dan mata uang digital, di samping stabilitas keuangan, serta mewajibkan pelaporan kemajuan tahunan kepada Parlemen. Dikombinasikan dengan aturan FCA yang telah difinalisasi untuk penerbit kripto dan stablecoin serta parameter cadangan/penerbitan yang lebih jelas, langkah-langkah ini mengurangi ketidakpastian regulasi dan mendukung adopsi institusional atas pembayaran onchain. Dalam jangka dekat, ini meningkatkan selera risiko di seluruh aset kripto utama melalui sinyal kebijakan yang lebih kuat.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+1.17%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Inggris berencana menambahkan mandat hukum baru bagi Bank of England (BoE) untuk mendukung inovasi stablecoin dan bentuk mata uang digital lainnya, tanpa mengubah tugas utamanya menjaga stabilitas keuangan. Ketentuan ini akan dimasukkan melalui amendemen Financial Services and Markets Act, sekaligus mewajibkan BoE menyampaikan laporan tahunan kepada Parlemen mengenai perkembangan inovasi sistem pembayaran dan mata uang digital.
Menteri City di Kementerian Keuangan Inggris, Lucy Rigby, mengatakan target sekunder tersebut akan membantu bank sentral tetap mendorong inovasi pembayaran dan keuangan digital, serta memperkuat posisi Inggris sebagai pusat layanan keuangan global. Pemerintah juga menegaskan komitmennya membangun kerangka regulasi terpadu yang mencakup pembayaran tradisional maupun pembayaran berbasis token.
Pada Juni, BoE membatalkan rencana sebelumnya untuk menerapkan batas sementara atas kepemilikan stablecoin oleh individu dan korporasi. Sebagai gantinya, BoE menetapkan batas penerbitan sebesar £40 miliar (sekitar US$54 miliar) untuk setiap stablecoin yang dikategorikan sistemik. Penerbit dapat menempatkan hingga 70% aset cadangan pada obligasi pemerintah Inggris jangka pendek, sementara sisanya disimpan di bank sentral.
Otoritas Perilaku Keuangan Inggris (FCA) juga telah merampungkan aturan untuk perusahaan kripto dan penerbit stablecoin, termasuk persyaratan permodalan yang disederhanakan. Perusahaan dapat mulai mengajukan otorisasi per 30 September, dan aturan baru dijadwalkan berlaku pada 25 Oktober 2027.
Data DeFiLlama menunjukkan ukuran pasar stablecoin saat ini sekitar US$303 miliar, naik dari sekitar US$200 miliar pada awal tahun lalu, dengan porsi terbesar merupakan stablecoin yang dipatok ke dolar AS. Sementara itu, data Visa mencatat transaksi stablecoin ritel bernilai di bawah US$250 meningkat dari US$500 juta pada 2019 menjadi hampir US$70 miliar tahun lalu, menandakan adopsi konsumen yang kian meluas.