Moody's: AS Siap Batasi Komponen Optik Data Center dari China; Coherent dkk Berpeluang Jadi Pengganti
Ringkasan Pasar AI
Laporan bahwa AS dan FCC sedang menyiapkan pembatasan pada komponen pusat data Tiongkok, secara eksplisit mencakup modul optik, akan mengalihkan permintaan dari pemimpin Tiongkok menuju pemasok non-Tiongkok. Morgan Stanley menandai Coherent sebagai penerima manfaat utama, dengan potensi efek limpahan ke Lumentum, Applied Optoelectronics, dan Fabrinet. Risiko eksekusi dalam jangka dekat mencakup kapasitas non-Tiongkok yang terbatas dan ketergantungan pada substrat indium fosfida Tiongkok, yang menyiratkan gangguan pasokan jangka pendek meskipun reshoring rantai pasok dalam jangka panjang.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSKCOHR2USD/USDT-2.09%
Wawasan AI · NCSKCOHR2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Menurut Chaoxiang Research, Reuters pada 4 Agustus melaporkan bahwa pemerintahan Trump bersama Federal Communications Commission (FCC) tengah menyiapkan pembatasan masuknya komponen data center asal China ke Amerika Serikat, dengan modul optik disebut secara spesifik.
Morgan Stanley dalam laporan yang dirilis pada hari yang sama menyebut InnoLight dan Eoptolink secara gabungan menguasai sekitar 50% pasar modul optik. Jika larangan diberlakukan, permintaan tersebut diperkirakan akan beralih ke pemasok non-China. Coherent (COHR) dinilai menjadi penerima manfaat utama. Lumentum (LITE) dipandang mendapat keuntungan tidak langsung seiring masih ketatnya pasokan EML. Applied Optoelectronics (AAOI) dan Fabrinet (FN) juga dinilai memiliki kapasitas untuk menyerap pergeseran permintaan.
Morgan Stanley menilai penerapan larangan dalam jangka pendek menghadapi dua hambatan besar. Pertama, produsen non-China tidak dapat dengan cepat menutup kekosongan pasokan. Kedua, substrat indium phosphide (InP) masih bergantung pada AXTI dari China; Lumentum disebut baru menandatangani perjanjian pasokan baru pekan lalu, sementara salah satu tujuan kunjungan CEO Coherent ke China beberapa bulan lalu adalah mengamankan pasokan InP.
Dalam jangka pendek, kebijakan ini diperkirakan memicu guncangan pasokan. Dalam jangka panjang, langkah tersebut dinilai mendukung restrukturisasi rantai pasok non-China.