RUU Perumahan AS yang Melarang CBDC Resmi Berlaku tanpa Tanda Tangan Trump

Ringkasan Pasar AI
Undang-Undang U.S. 21st Century ROAD to Housing Act menjadi berlaku karena lewatnya batas waktu dan mencakup larangan bagi Federal Reserve untuk menerbitkan CBDC. Hal ini mengurangi peluang kebijakan dalam waktu dekat untuk CBDC ritel A.S. dan memperkuat kecenderungan regulasi menjauh dari uang digital yang diterbitkan negara, sembari membiarkan aset kripto swasta tidak terpengaruh secara langsung. Dampak pasar terutama bersifat naratif dan penentuan posisi regulasi, bukan transmisi likuiditas atau makro secara segera.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.14%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan, Undang-Undang "21st Century ROAD to Housing Act" di Amerika Serikat resmi berlaku dan memuat ketentuan yang melarang Federal Reserve menerbitkan mata uang digital bank sentral (CBDC). Sebelumnya, Trump menyatakan tidak akan menandatangani RUU perumahan tersebut kecuali Kongres lebih dulu meloloskan SAVE AMERICA ACT, yang mewajibkan pembuktian kewarganegaraan untuk pemilih dalam pemilu federal. Setelah naskah RUU diserahkan ke Gedung Putih, Trump tidak menandatangani maupun memveto dalam 10 hari. Sesuai Konstitusi AS, RUU itu otomatis menjadi undang-undang. RUU tersebut sebelumnya disahkan dengan dukungan 85:5 di Senat dan 358:32 di DPR. Selain larangan penerbitan CBDC oleh The Fed, regulasi ini juga mencakup ketentuan terkait kebijakan perumahan.