Trump Desak The Fed Pangkas Suku Bunga ke 1% Usai Kenaikan ke 3,75%–4%
Ringkasan Pasar AI
Kenaikan suku bunga pertama The Fed sejak 2023 menjadi 3,75%4% dan dot plot yang lebih hawkish (16/18 memperkirakan kenaikan lagi) memperketat kondisi keuangan dan meningkatkan volatilitas makro. Tekanan publik Trump yang diperbarui terhadap kebijakan The Fed berisiko memperbesar kekhawatiran terkait independensi dan kredibilitas kebijakan. Bitcoin dan emas menunjukkan lonjakan reaksi spontan atas keputusan tersebut, tetapi sinyal dominannya adalah suku bunga lebih tinggi untuk lebih lama, sehingga aset berisiko tetap sensitif terhadap komunikasi The Fed yang akan datang.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.61%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Presiden Donald Trump pada Rabu menuntut Federal Reserve memangkas suku bunga acuan menjadi 1% atau lebih rendah. Desakan itu muncul tak lama setelah Ketua The Fed Kevin Warsh menaikkan suku bunga ke kisaran 3,75%–4%, menandai kenaikan pertama sejak 2023.
Keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) diambil secara bulat. Proyeksi terbaru menunjukkan 16 dari 18 pejabat memperkirakan masih ada satu kenaikan lagi sebelum akhir tahun, berubah dari pandangan pada Juli. Komite juga menghapus kalimat yang sebelumnya menyebut sebagian inflasi dipicu guncangan pasokan. Kini, The Fed menyatakan kenaikan suku bunga akan membantu inflasi lebih cepat kembali ke target 2%.
Trump meluapkan ketidakpuasan melalui Truth Social dalam hitungan jam setelah pengumuman. Ia menilai Amerika Serikat layak memperoleh biaya pinjaman mendekati nol karena kredibilitas kreditnya. Trump juga mengklaim pengurangan perdagangan dengan negara-negara yang mencatat surplus dapat menambah sedikitnya US$1,5 triliun per tahun ke kas federal. Ia pernah menyampaikan klaim investasi besar serupa, dan pemeriksa fakta menilai angka-angka tersebut berlebihan.
Dalam unggahannya, Trump menulis: "TURUNKAN SUKU BUNGA UNTUK AMERIKA SERIKAT, DAN CEPAT!"
Pernyataan itu kembali memanaskan pertarungan yang sempat dibiarkan mengendap sejak Warsh menggantikan Powell sebagai ketua The Fed. Pergantian tersebut sejauh ini belum menghasilkan pemangkasan suku bunga. Trump sebelumnya juga mengancam akan menghentikan perdagangan dengan negara-negara bersurplus jika The Fed menolak melonggarkan kebijakan, ancaman yang menyentuh sebagian besar mitra dagang terbesar AS. Ia mengulang tuntutan serupa pada awal September ketika peluang kenaikan suku bunga terus meningkat, dengan pemilu paruh waktu menambah tekanan.
Juru bicara Gedung Putih Kush Desai mengatakan kepada Fox News bahwa Trump "sepenuhnya" masih meyakini independensi The Fed. Meski begitu, Trump tetap memberi tekanan secara terbuka.
Bitcoin dan Emas Bereaksi
Harga Bitcoin sempat melonjak beberapa menit setelah keputusan Rabu tersebut, meski masih turun secara harian. Emas juga sempat melesat pada saat yang sama lalu melepas kenaikannya, menurut liputan BeInCrypto. Dengan pelaku pasar masih memperhitungkan satu kenaikan lagi tahun ini, konferensi pers Warsh berikutnya dapat menentukan apakah kampanye tekanan Trump akan meningkat lebih jauh.