Token SAND The Sandbox di jaringan Base terindikasi celah "infinite mint", lebih dari 500 juta token telah dicetak

Ringkasan Pasar AI
Data onchain menunjukkan bahwa token SAND milik The Sandbox di Base mungkin sedang mengalami kerentanan "infinite mint", dengan lebih dari 500 juta token dilaporkan telah dicetak dan eksploitasi berpotensi masih berlangsung. Ini menyiratkan ekspansi pasokan yang mendadak dan tidak terkendali serta risiko dilusi, bersamaan dengan meningkatnya kekhawatiran risiko counterparty dan izin jembatan/kontrak untuk likuiditas SAND yang dideploy di Base. Ketiadaan tanggapan resmi menyisakan ketidakpastian mengenai akar penyebab, akses penyerang, dan distribusi token yang baru dicetak.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
SAND/USDT+1.80%
Wawasan AI · SAND/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ME News melaporkan, pada 22 Agustus (UTC+8), informasi pasar menunjukkan token native The Sandbox, SAND, di jaringan Base diduga mengalami kerentanan keamanan serius. Celah tersebut disebut memungkinkan penyerang memperoleh hak minting dan menerbitkan token SAND tambahan secara bebas. Data on-chain memperlihatkan lebih dari 500 juta SAND telah dicetak akibat kerentanan ini, dan aktivitasnya masih berlangsung. Lonjakan pasokan dikhawatirkan dapat menekan harga SAND secara signifikan. Hingga kini, pihak resmi The Sandbox belum mengeluarkan pernyataan. Penyebab kerentanan, asal-usul otoritas yang digunakan penyerang, serta ke mana token yang baru dicetak dikirim, masih belum terkonfirmasi. Serangan "infinite mint" umumnya dipicu kelemahan kontrol izin pada smart contract atau logika minting yang bermasalah, sehingga pembatasan dapat dilewati dan token dicetak dalam jumlah besar, memicu ekspansi pasokan tak terkendali serta dilusi pasar. (Sumber: BlockBeats)