Strategy Siapkan Rencana Penjualan Bitcoin hingga US$5 Miliar untuk Perkuat Kas dan Buyback
Ringkasan Pasar AI
Strategy mengungkapkan sebuah kerangka kerja yang dapat memungkinkan hingga $5B dalam penjualan Bitcoin untuk membangun cadangan USD, memenuhi dividen/bunga saham preferen, dan mendanai pembelian kembali, sambil menghentikan sementara pembelian BTC besar sejak pertengahan Mei. Mengingat kepemilikan BTC yang besar, memformalkan penjualan bersyarat dan mengurangi penekanan pada akumulasi dapat menggeser ekspektasi pasar terkait permintaan korporasi dan potensi suplai yang membebani pasar, sehingga meningkatkan sensitivitas jangka dekat pada BTC dan proxy terkait.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.15%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Strategy memaparkan kerangka manajemen modal yang berpotensi membuka ruang penjualan Bitcoin hingga US$5 miliar, dengan tujuan memperkuat cadangan kas, memenuhi kewajiban dividen dan bunga, serta melakukan pembelian kembali (buyback) surat berharga. Dalam beberapa pekan terakhir, perusahaan juga menghentikan pembelian Bitcoin dalam skala besar.
Menurut Investor's Business Daily, CEO Phong Le menyebut penjualan Bitcoin akan dipertimbangkan untuk tiga kebutuhan utama. Pertama, membangun cadangan dolar AS hingga US$1,25 miliar. Kedua, mendanai sekitar US$1,76 miliar per tahun untuk pembayaran dividen saham preferen dan bunga. Ketiga, mengalokasikan hingga US$2 miliar untuk buyback saham biasa serta digital credit security.
Le menegaskan angka US$5 miliar merupakan batas maksimum (ceiling) di bawah program yang berlaku saat ini. Pendiri Strategy, Michael Saylor, menambahkan totalnya dapat melampaui level tersebut jika situasi menuntut.
Masih merujuk Investor's Business Daily, Strategy telah menjual Bitcoin senilai sekitar US$218,4 juta sepanjang tahun ini untuk membiayai dividen saham preferen. Per 26 Juli, perusahaan memegang 843.775 BTC dengan rata-rata harga perolehan US$75.476.
Di panggilan kinerja kuartal II, manajemen juga menyoroti saham preferen STRC. Le mengatakan fokus perusahaan adalah mengembalikan STRC ke nilai pari (par value) US$100. STRC semula menawarkan dividen 9%, lalu secara bertahap dinaikkan menjadi 12%. Belakangan STRC diperdagangkan di kisaran 89,50, yang membuat imbal hasil dividen efektif mencapai 13,4%.
Untuk memperkuat kepercayaan terhadap STRC, Strategy menghimpun US$3 miliar melalui penjualan saham baru MSTR. Perusahaan juga masih memiliki sisa US$975 juta dalam program buyback saham preferen. Saylor mengatakan tambahan modal tetap tersedia apabila program pembelian kembali yang ada belum memadai. Dalam kesempatan yang sama, menurut Investor's Business Daily, cadangan (reserves) Strategy mencapai sekitar US$58,5 miliar.
Pembelian Bitcoin masih tertahan sejak pertengahan Mei, setelah STRC diperdagangkan di bawah nilai pari. Saylor menyatakan perusahaan tidak akan menerbitkan STRC tambahan sampai saham preferen itu kembali ke par value.
Strategy juga memperbarui perhitungan Bitcoin-per-share pekan lalu. Metode baru membandingkan nilai bersih kepemilikan Bitcoin—setelah memperhitungkan utang serta saham preferen—dengan nilai pasar MSTR yang sudah sepenuhnya terdilusi (fully diluted). Meski demikian, manajemen tidak memberi sinyal bahwa pembelian Bitcoin berskala besar akan segera dilanjutkan.