Penjualan Bitcoin berkelanjutan oleh Strategy (1.690 BTC seharga $108,6 juta; 6.916 BTC dijual dalam beberapa pekan terakhir) untuk mendanai pembelian kembali saham preferen STRC mengindikasikan distribusi BTC korporasi dalam jangka dekat, alih-alih akumulasi. Pergeseran menuju pembangunan cadangan USD sebesar $4,65 miliar dan pengelolaan kewajiban preferen mengurangi salah satu sumber utama permintaan struktural serta memperkuat tekanan jual yang didorong oleh neraca. Pelemahan ekuitas MSTR di tengah ketahanan STRC menyoroti perubahan prioritas struktur modal.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-2.06%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Strategy kembali menjual 1.690 Bitcoin dengan nilai US$108,6 juta, seiring langkah perusahaan menambah likuiditas dan melanjutkan pembelian kembali saham preferen STRC. Berdasarkan pengungkapan perusahaan dan laporan pasar, akumulasi penjualan Bitcoin Strategy dalam beberapa pekan terakhir kini mencapai 6.916 BTC.
Perusahaan menyatakan transaksi dilakukan pada 3–9 Agustus dengan harga rata-rata US$64.262 per BTC. Setelah penjualan tersebut, saham Strategy (MSTR) turun 1,81% ke US$98,27, sedangkan STRC naik 0,18% ke US$95,26.
Seluruh dana US$108,6 juta digunakan untuk membeli kembali 1.152.020 saham STRC preferen berbunga variabel. Langkah ini dilakukan saat Strategy meningkatkan cadangan dolar AS, sembari tetap mempertahankan salah satu kepemilikan Bitcoin korporasi terbesar.
Cadangan Dolar AS Naik ke US$4,65 Miliar
Pada pekan lalu, Strategy juga menjual 6,59 juta saham biasa MSTR dan menggalang dana US$653,1 juta. Dari jumlah itu, US$650 juta dialokasikan ke cadangan dolar AS dan sisanya US$3,1 juta masuk kas. Strategy menyebut cadangan dolarnya mencapai US$4,65 miliar per 9 Agustus.
Perusahaan juga melaporkan durasi aset USD meningkat menjadi sekitar 2,7 tahun setelah penambahan cadangan terbaru. Posisi kas yang lebih besar memberi ruang pendanaan untuk kewajiban saham preferen dan biaya korporasi lainnya. Hingga kini, Strategy masih memiliki sisa US$785,2 juta dalam program pembelian kembali STRC serta US$1 miliar dalam program pembelian kembali saham biasa MSTR.
Strategy belum menggunakan hasil penjualan saham biasa terbaru untuk membeli Bitcoin. Perusahaan lebih banyak mengarahkan modal ke cadangan, instrumen preferen, dan komitmen keuangan terkait.
Kepemilikan Bitcoin Turun ke 840.447 BTC
Penjualan terbaru menurunkan kepemilikan Bitcoin Strategy menjadi 840.447 BTC. Perusahaan menyatakan akumulasi kepemilikan tersebut diperoleh dengan total sekitar US$63,36 miliar, dengan harga beli rata-rata US$75.385 per Bitcoin. Sementara itu, 1.690 BTC yang dilepas kali ini berpindah tangan pada harga rata-rata US$64.262, lebih rendah dari biaya akuisisi rata-rata portofolio Bitcoin perusahaan.
Strategy telah menjual Bitcoin dalam beberapa transaksi dalam beberapa bulan terakhir. Pada periode 27 Juli–2 Agustus, perusahaan menjual 1.638 BTC senilai sekitar US$104,7 juta dengan harga rata-rata US$63.957. Penjualan tambahan juga terjadi pada akhir Juni hingga awal Juli: 1.363 BTC dijual senilai US$80,8 juta pada 29–30 Juni, disusul 2.225 BTC senilai US$135,2 juta pada 1–5 Juli.
Penjualan BTC Terkait Langsung dengan Buyback STRC
Penjualan Bitcoin terbaru dikaitkan langsung dengan strategi saham preferen perusahaan. Strategy memakai seluruh hasil penjualan BTC untuk membeli kembali STRC, bukan menambah cadangan Bitcoin. Perusahaan juga memanfaatkan dana dari penjualan saham MSTR untuk memperkuat posisi dolar AS.
Rangkaian transaksi terbaru menggabungkan penerbitan saham biasa, penjualan Bitcoin, dan pembelian kembali saham preferen dalam kerangka manajemen permodalan. Ketua Eksekutif Michael Saylor tetap lekat dengan strategi Bitcoin Strategy, sementara CEO Phong Le sebelumnya menyebut pembelian kembali saham preferen dengan diskon sebagai "penggunaan modal yang menarik".
Kondisi keuangan Strategy ikut tertekan oleh pergerakan harga Bitcoin dan kewajiban saham preferen. Perusahaan melaporkan rugi bersih kuartal II sebesar US$8,22 miliar, termasuk rugi belum terealisasi US$8,32 miliar yang terkait kepemilikan aset digital.
Ekonom sekaligus pengkritik Bitcoin, Peter Schiff, menanggapi transaksi terbaru setelah perusahaan mengungkap penjualan tersebut. Schiff menyoroti penjualan saham MSTR senilai US$653 juta, dengan menyebut perusahaan menghimpun kas untuk membiayai dividen di masa depan serta pembelian kembali saham preferen STRC. Menurutnya, yield Bitcoin Strategy turun menjadi 1,7%, atau merosot 87% dari 25 Mei.