Saham Strategy (MSTR) Melonjak 16,39% Seiring Reli Bitcoin dan Kabar Regulasi AS
Ringkasan Pasar AI
MSTR milik Strategy melonjak 16,39% seiring reli Bitcoin karena sinyal kebijakan AS menjadi lebih konstruktif. Komite Jasa Keuangan DPR memajukan H.R. 8957, yang akan mengarahkan Departemen Keuangan untuk membentuk Cadangan Bitcoin Strategis dengan persyaratan kustodi jangka panjang dan ketentuan bukti-cadangan, sementara SEC memberikan pengecualian sementara bagi platform perdagangan sekuritas yang ditokenisasi. Dengan Strategy mengonfirmasi kepemilikan 840.050 BTC, momentum regulasi memperkuat sensitivitas MSTR yang terkait kripto.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSKMSTR2USD/USDT+14.32%
Wawasan AI · NCSKMSTR2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Saham Strategy (MSTR) ditutup menguat 16,39% ke level US$153,92 pada sesi 18 September 2026. Penguatan ini terjadi setelah harga sempat menyentuh titik terendah intrahari di sekitar US$137 sebelum berbalik naik, sejalan dengan sentimen positif dari perkembangan regulasi di Amerika Serikat dan reli aset kripto.
Data Yahoo Finance menunjukkan kapitalisasi pasar Strategy melampaui US$59,5 miliar sepanjang sesi. Permintaan institusional yang kembali menguat juga bertepatan dengan kemajuan pembahasan di Kongres AS.
Pada Rabu, 16 September 2026, House Financial Services Committee menyetujui pengajuan American Reserve Modernization Act (H.R. 8957) dengan suara 28 berbanding 21. Rancangan undang-undang ini menginstruksikan US Department of the Treasury untuk membentuk Strategic Bitcoin Reserve secara formal. Ketentuannya menyebut dana yang memenuhi syarat untuk masuk ke cadangan wajib disimpan dalam kustodi federal setidaknya 20 tahun. Legislator juga memasukkan amandemen teknis terkait pelaporan proofofreserve secara berkala serta perlakuan atas instrumen yang diperoleh melalui hard fork jaringan.
Di saat yang sama, US Securities and Exchange Commission (SEC) memberikan pengecualian regulasi sementara bagi platform perdagangan sekuritas bertokenisasi yang berizin. Kebijakan ini memungkinkan perdagangan aset AS tertentu melalui automated market makers yang teregulasi serta permissioned liquidity pools. Sejumlah analis menilai pembukaan terbatas ini berpotensi mendorong volume perdagangan saham yang terkait aset digital dalam beberapa bulan mendatang.
Dari sisi fundamental, eksposur operasional Strategy tetap sangat berkorelasi dengan pasar spot kripto. Dalam pernyataan publik pada Jumat, 18 September, CEO Phong Le menegaskan perusahaan memiliki total 840.050 BTC di neraca sebagai cadangan korporasi. Le menyatakan fokus utama perusahaan tetap memperkuat posisi sebagai akumulator jangka panjang. Meski begitu, manajemen membuka kemungkinan menjual sebagian kecil Bitcoin apabila kondisi pasar atau kebutuhan integrasi dengan keuangan tradisional mengharuskannya.
Secara teknikal, grafik mingguan TradingView menunjukkan MSTR menembus garis tren menurun yang terbentuk sejak puncak Juli 2025 di sekitar US$452. Saham juga berada di atas exponential moving average (EMA) 20 minggu di US$128,64. Relative Strength Index (RSI) mingguan berada di kisaran 55, menandakan masih di bawah ambang overbought standar 70 dan memberi ruang konsolidasi lanjutan jika volume tetap stabil.
Pelaku pasar kini menunggu jadwal pemungutan suara di pleno House of Representatives untuk H.R. 8957, yang akan menentukan arah perdebatan terkait kustodi federal atas cadangan digital.