Strategy lepas Bitcoin senilai US$104 juta dalam transaksi terbaru
Ringkasan Pasar AI
Strategy mengungkapkan penjualan BTC senilai $104 juta (27 Jul–2 Agu) pada rata-rata $63.957, di tengah penerbitan ekuitas yang berlanjut dan pembelian kembali saham preferen. Meski kecil dibandingkan kepemilikannya sebesar 842.138 BTC, penjualan berulang pada 2026 menantang pesan sebelumnya dan dapat membebani sentimen kripto dalam jangka pendek dengan memberi sinyal pengelolaan likuiditas alih-alih akumulasi murni. Pengajuan tersebut juga menyoroti kerugian belum terealisasi yang besar terkait penurunan BTC.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.51%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Strategy menjual Bitcoin pada periode 27 Juli hingga 2 Agustus. Transaksi tersebut diungkap dalam laporan perusahaan yang diajukan ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC). Harga jual rata-rata tercatat US$63.957 per Bitcoin.
Usai transaksi, kepemilikan Bitcoin Strategy tetap sebesar 842.138 BTC. Laporan yang sama menunjukkan cadangan mata uang fiat perusahaan naik menjadi US$4 miliar.
Sejak 2020, Strategy telah menanamkan total US$63,51 miliar ke aset kripto dengan harga beli rata-rata US$75.419 per koin. Sepanjang periode itu hingga tahun ini, perusahaan hanya sekali menjual Bitcoin, yakni pada 2022.
Pada 2026, penjualan kali ini menjadi yang ketiga untuk "mata uang kripto pertama" tersebut. Di akhir Mei, Strategy menjual 32 Bitcoin, lalu pada awal Juli melepas 3.588 BTC. CEO Michael Saylor berulang kali menyatakan Strategy tidak akan menjual Bitcoin sampai harga turun ke US$8.000. Setelah penjualan pertama pada Mei, Saylor juga berjanji perusahaan akan membeli 10–20 Bitcoin untuk setiap 1 Bitcoin yang dijual.
Dalam sepekan terakhir, Strategy juga menjual 3.011.361 saham biasa MSTR dengan nilai sekitar US$290,6 juta. Sebagian dana, sebesar US$250 juta, digunakan untuk membeli kembali saham STRC.
Saham STRC nyaris tidak bereaksi terhadap kabar penjualan Bitcoin terbaru. Pada perdagangan prapasar, saham naik 0,38% ke US$89,46, masih jauh di bawah nilai pari US$100. Awal pekan ini, CEO Phong Le menegaskan perusahaan berniat melakukan buyback saham STRC secara rutin hingga harganya kembali ke nilai pari. Sepekan sebelumnya, perusahaan menuntaskan buyback pertamanya dengan membeli 288.930 saham STRC senilai US$25 juta.
Pada akhir Juli, Strategy melaporkan rugi bersih US$8,2 miliar untuk periode April–Juni. Pada periode yang sama tahun lalu, perusahaan membukukan laba US$10 miliar. Kerugian terutama dipicu rugi belum terealisasi (paper loss) akibat penurunan harga Bitcoin, yang turun 40% dibanding level tahun lalu.