Strategy jual saham, kumpulkan US$263,5 juta untuk tambah cadangan dolar AS
Ringkasan Pasar AI
Strategy menghimpun US$263,5 juta melalui penjualan saham biasa at-the-market dan menambahkan hasilnya ke cadangan USD untuk dividen saham preferen dan utang, sambil mempertahankan posisi 843.775 BTC tetap tidak berubah. Penerbitan ekuitas berulang meningkatkan kekhawatiran dilusi terkait struktur permodalan, tetapi menghapus tekanan jangka dekat untuk melikuidasi BTC guna memenuhi kewajiban. Pasar akan memantau apakah penggalangan kas yang berkelanjutan mengurangi probabilitas penjualan BTC dalam waktu dekat.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+2.89%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
CoinDesk melaporkan, berdasarkan dokumen perusahaan, Strategy menjual saham biasa MSTR melalui skema at-the-market pada 13–19 Juli dan membukukan dana bersih sekitar US$263,5 juta. Dana tersebut disetor ke rekening cadangan dolar AS untuk membayar dividen saham preferen serta memenuhi kewajiban utang. Pada periode yang sama, perusahaan tidak menjual Bitcoin.
Per 19 Juli, cadangan dolar AS Strategy naik menjadi US$3,225 miliar. Ini menjadi pekan kedua berturut-turut perusahaan memilih penjualan saham untuk menambah kas. Pada pekan sebelumnya, Strategy juga menghimpun sekitar US$466,7 juta lewat penerbitan saham biasa. Secara kumulatif dua pekan, tambahan setoran ke cadangan mencapai sekitar US$675 juta.
Program at-the-market memungkinkan emiten menjual saham baru bertahap di pasar terbuka tanpa perlu transaksi penjaminan emisi tradisional terpisah. Bagi Strategy, mekanisme ini kian menjadi salah satu jalur utama untuk menambah likuiditas. Sepanjang pekan ini, perusahaan menjual 2.732.318 saham biasa dengan hasil bersih sekitar US$263,5 juta.
Michael Saylor kemudian menegaskan di media sosial bahwa cadangan dolar AS perusahaan meningkat US$225 juta. Hingga 19 Juli, kepemilikan Bitcoin Strategy tetap 843.775 BTC, setara sekitar 4% dari pasokan tetap Bitcoin. Data yang diberitakan menunjukkan Strategy jarang mengurangi kepemilikan Bitcoin sejak 2020. Penjualan terakhir terjadi akhir Juni hingga awal Juli, ketika perusahaan melepas 3.588 BTC dan merealisasikan sekitar US$216 juta.
Perusahaan menyatakan rekening cadangan dolar AS terutama digunakan untuk pembayaran dividen saham preferen dan kewajiban utang. Pemegang sekuritas preferen seperti STRC, STRK, STRF, dan STRD memiliki prioritas klaim lebih tinggi dibanding pemegang saham biasa. Struktur ini memicu perbincangan di pasar. Laporan tersebut menyebut Peter Schiff mengkritik langkah perusahaan yang dinilai melindungi pemegang saham preferen dengan mengencerkan kepemilikan pemegang saham biasa tanpa menjual Bitcoin.
Pelaku pasar juga mencermati apakah Strategy akan melakukan penjualan Bitcoin lanjutan yang berpotensi menekan level penopang harga. Menurut laporan, harga beli rata-rata Strategy untuk 843.775 BTC sekitar US$75.476 per koin. Perubahan cadangan mingguan perusahaan menjadi perhatian karena aktivitas pendanaan dan transaksinya kerap dipandang sebagai indikator penting permintaan institusional.