Korea Selatan Perketat Regulasi Kripto, Travel Rule Berlaku untuk Semua Transfer

Ringkasan Pasar AI
FIU Korea Selatan menyetujui pengawasan bursa yang lebih ketat, termasuk pengetatan uji kelayakan bagi pemegang saham utama, rasio kewajiban terhadap aset maksimum 200%, serta perluasan Travel Rule ke semua transfer. Kontrol berbasis risiko untuk platform luar negeri dan dompet pribadi meningkatkan beban kepatuhan dan dapat mengurangi arus tanpa gesekan. Dalam jangka dekat, hal ini dapat menekan likuiditas lokal dan meningkatkan biaya operasional bagi bursa selama jadwal transisi dan implementasi.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.90%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ME News melaporkan, pada 11 Agustus (UTC+8) Financial Intelligence Unit (FIU) Korea Selatan menyatakan revisi atas Peraturan Pelaksana Undang-Undang Informasi Keuangan Tertentu telah disetujui Dewan Negara. Perubahan ini ditujukan untuk memperketat pengawasan industri aset kripto. Dalam aturan baru, otoritas akan memperketat penilaian kelayakan pemegang saham utama bursa kripto. Bursa juga diwajibkan menjaga rasio liabilitas terhadap aset tidak lebih dari 200%. Ketentuan Travel Rule turut diperluas. Jika sebelumnya hanya berlaku untuk transaksi di atas 1 juta won Korea (KRW), kini Travel Rule mencakup seluruh transfer tanpa batas nominal. Transaksi yang melibatkan bursa luar negeri dan dompet pribadi akan dikenai kontrol berbasis risiko dengan pengawasan yang dibedakan. Aturan baru juga mewajibkan bursa mempekerjakan personel yang memenuhi kualifikasi, menyediakan peralatan yang diperlukan, serta membangun sistem pengendalian internal. Bursa yang sudah beroperasi diberi masa penyesuaian selama satu tahun. Sebagian ketentuan mulai berlaku pada 20 Agustus, sementara ketentuan terkait Travel Rule dan sejumlah aturan lain akan diterapkan resmi enam bulan setelahnya. (Sumber: ODAILY)