Pasar RWA Solana Tumbuh 600% dalam Setahun, Lampaui Ethereum
Ekonomi onchain Solana terus berkembang melampaui meme coin. Laporan terbaru menyebut real-world asset (RWA) kini menjelma menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di jaringan tersebut.
Castle Labs mencatat pasar RWA ter-tokenisasi Solana tumbuh lebih dari 600% dalam setahun terakhir, dari US$700 juta menjadi US$4,3 miliar. Capaian itu jauh meninggalkan Ethereum, yang pasarnya hanya bertambah 7% pada periode yang sama, dari US$15,5 miliar ke US$16,6 miliar. Setahun lalu, pasar RWA Solana baru 4,5% dari ukuran Ethereum. Kini angkanya mencapai 26%.
Pertumbuhan ini berjalan seiring pembangunan ekosistem DeFi Solana dan masuknya aset di luar perdagangan spekulatif. Jaringan tersebut kini memberi akses ke utang US Treasury, kredit berbasis aset, saham ter-tokenisasi, komoditas, hingga strategi investasi terkurasi.
Saham ter-tokenisasi menjadi salah satu motor penggerak utama. Nilai pasarnya di Solana melonjak dari US$63 juta menjadi US$455 juta. Laporan itu menyebut lebih dari US$65 juta ekuitas ter-tokenisasi di jaringan tersebut dipakai untuk mengincar imbal hasil. Sebagian besar aktivitas ini digerakkan xStocks, yang asetnya bisa dijadikan jaminan di platform pinjaman seperti Kamino dan Jupiter Lend. Pemegang aset pun memiliki lebih banyak opsi ketimbang sekadar membeli dan menyimpan saham ter-tokenisasi.
Castle Labs menyebut tren serupa terlihat di kategori RWA lain. Eksposur reasuransi terkait Ondo tersedia lewat ONyc dari OnRe, sedangkan Hastra menawarkan PRIME dan AUTO yang dijamin kredit rumah dan kredit kendaraan konsumen. Maple Finance juga memperluas layanan ke Solana melalui syrupUSDC. Produk-produk ini membawa aset berimbal hasil ke dalam jaringan dan membuka peluang baru bagi pemberi maupun penerima pinjaman.
Ekosistem DeFi Kian Bertenaga
Ekspansi RWA turut menopang pertumbuhan DeFi Solana secara lebih luas. Protokol pinjaman dapat memakai aset ter-tokenisasi sebagai jaminan, sementara pengguna bisa meminjam dengan jaminan itu dan mengalokasikan modalnya di tempat lain. Semakin banyak aset yang masuk, aktivitas tersebut berpotensi menciptakan permintaan tambahan untuk pinjam-meminjam, ujar Castle Labs.
Solana juga menjadi kekuatan besar dalam pendapatan aplikasi onchain. Jaringan ini membukukan lebih dari US$193 juta dalam 30 hari terakhir, hampir dua kali lipat US$86,5 juta milik Hyperliquid. Aplikasi konsumen masih menyumbang sekitar 80% dari pendapatan itu, dengan launchpad, terminal trading, wallet, dan platform lain sebagai kontributor.
Artikel ini pertama kali terbit di CryptoPotato.