Senat dari Partai Republik Rilis Pembaruan Naskah Clarity Act Jelang Voting Cloture

Ringkasan Pasar AI
Partai Republik di Senat merilis teks terbaru untuk amandemen pengganti Clarity Act menjelang pemungutan suara cloture hari Selasa, yang menandakan peningkatan risiko peristiwa regulasi AS dalam jangka dekat untuk aset digital. Perubahan utama mencakup persyaratan pendaftaran di CFTC untuk protokol DeFi yang tidak terdesentralisasi, mempersempit cakupan DeFi menjadi transaksi komoditas digital spot/tunai, serta menegaskan kembali larangan atas bunga/imbal hasil untuk stablecoin pembayaran. Kejelasan yang lebih besar terkait kewenangan serikat kredit dalam kripto dapat secara moderat mendukung akses institusional yang lebih luas.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT-1.45%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Senator Partai Republik merilis versi terbaru naskah Clarity Act beberapa hari menjelang pemungutan suara cloture. Amandemen pengganti atas H.R. 3633 tetap mempertahankan divisi etika beserta ketentuan berakhirnya (sunset) pada 2029, memasukkan Blockchain Regulatory Certainty Act, serta mempertahankan pasal yang melarang pemberian bunga dan imbal hasil pada stablecoin pembayaran (payment stablecoins). Dalam pembaruan ini, Title I kini diberi nama "LummisGillibrand Responsible Financial Innovation Act of 2026". Mengutip @EleanorTerrett, perubahan tersebut mewajibkan protokol DeFi yang tidak terdesentralisasi untuk mendaftar ke CFTC, membatasi ketentuan DeFi hanya pada transaksi komoditas digital di pasar spot atau tunai, serta memperjelas kewenangan credit union terkait kripto. Pemungutan suara prosedural pertama di Senat dijadwalkan pada Selasa.