SEC Pertimbangkan Aturan Agar Startup Kripto Bisa Galang Dana Tanpa Registrasi Token
Ringkasan Pasar AI
SEC akan mempertimbangkan untuk mengusulkan aturan yang disesuaikan yang memungkinkan beberapa startup kripto menghimpun modal tanpa mendaftarkan token sebagai sekuritas, yang berpotensi menciptakan kerangka penghimpunan dana pertama yang tahan lama dan spesifik sektor. Hal ini menggeser bauran kebijakan ke arah pengecualian dan safe harbor, menurunkan friksi regulasi jangka dekat bagi proyek A.S. yang patuh, meskipun kemungkinan mengharuskan para pendiri mengurangi kontrol aktif. Langkah ini juga sebagian mengimbangi upaya kejelasan di Kongres yang terhenti, sehingga meningkatkan kepastian regulasi secara keseluruhan.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT-0.40%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menyiapkan opsi keringanan bagi startup kripto. Dalam rapat terbuka pada Jumat, 14 Agustus pukul 10.00 ET, regulator akan mempertimbangkan usulan aturan yang dapat membuka jalan bagi sejumlah proyek aset digital untuk menghimpun modal tanpa harus mendaftarkan tokennya sebagai sekuritas.
Pemberitahuan Sunshine Act yang diposting pada 10 Agustus menyebutkan rancangan tersebut akan membentuk kerangka yang lebih khusus untuk penawaran aset digital tertentu. Jika dibuka untuk komentar publik, ini akan menjadi aturan permanen pertama SEC untuk sektor kripto—bukan sekadar pernyataan interpretatif staf—sehingga memberi perangkat regulasi yang lebih tahan lama. Dalam pemberitahuan itu, SEC belum memuat ambang batas penggalangan dana maupun rincian lain.
Kerangka ini telah dibahas selama berbulan-bulan dalam pendekatan Ketua SEC Paul Atkins bertajuk "Regulation Crypto Assets", yang menekankan pengecualian dan safe harbor ketimbang penindakan. Atkins sebelumnya pernah menggambarkan pengecualian bagi startup yang dapat berlaku "hingga empat tahun", memberi ruang bagi proyek untuk berkembang dan mencapai desentralisasi sebelum keluar dari yurisdiksi SEC.
Langkah rulemaking ini juga dipandang sebagai upaya mengisi kekosongan di tingkat legislasi. Senat memasuki reses Agustus tanpa memajukan Digital Asset Market Clarity Act, rancangan undang-undang yang ditujukan untuk menetapkan pagar hukum yang lebih jelas bagi pasar kripto AS. "Kami melihat ini sebagai yang pertama dari beberapa rulemaking yang akan dilakukan SEC untuk memberikan kepastian regulasi bagi aset kripto setelah Senat gagal sebelum reses Agustus memajukan Clarity Act," tulis analis TD Cowen, Jaret Seiberg, setelah pemberitahuan tersebut.
Aturan formal juga lebih sulit dibatalkan dibanding deretan pernyataan staf yang dirilis SEC tahun ini. Panduan itu menjelaskan posisi lembaga terkait staking, airdrop, dan mining, tetapi tidak menciptakan kewajiban mengikat jangka panjang. Rezim "Reg Crypto" yang tuntas akan tetap berlaku melampaui masa jabatan satu ketua, meski pengesahan Clarity Act oleh Kongres tetap dinilai sebagai solusi paling kuat.
Kompromi utama yang disinyalir dalam kerangka tersebut cukup jelas: proyek dapat menggalang dana tanpa registrasi sekuritas, tetapi pendiri harus menarik diri dari kendali aktif. Dalam praktiknya, ini menjadi semacam "jalan keluar"—keringanan tersedia ketika pengembang tidak lagi terlibat mengelola protokol.
SEC juga mengerjakan agenda kripto lain, termasuk taksonomi bersama dengan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) untuk membagi wilayah pengawasan. Clarity Act masih memiliki peluang kecil untuk bergerak bulan depan; prediction market Myriad saat ini menunjukkan peluang 22% untuk lolos tahun ini.
Atkins tetap mendorong strategi pengecualian inovasi serta safe harbor yang sejak lama dijanjikan untuk startup, hasil kerja staf yang berjalan sejak musim semi. Rapat komisi pada 14 Agustus pukul 10.00 ET terbuka untuk publik. Jika usulan itu berlanjut menjadi rulemaking formal, kerangka tersebut berpotensi mengubah pilihan strategi pendanaan dan kepatuhan bagi proyek kripto di AS.