SEC Usulkan Aturan Penawaran Token dengan Pengecualian hingga US$75 Juta

Ringkasan Pasar AI
Regulasi Aset Kripto yang diusulkan oleh SEC akan menciptakan jalur penerbitan yang lebih jelas, termasuk pengecualian hingga $75M per tahun dan safe harbor yang dapat mengklasifikasikan ulang token tertentu sebagai non-sekuritas setelah upaya manajerial berakhir. Hal ini mengurangi ambiguitas regulasi yang telah mendorong risiko penegakan dan ketidakpastian pencatatan, yang berpotensi memperbaiki kondisi penerbitan primer dan likuiditas pasar sekunder. Dengan perumusan aturan federal bergerak maju mendahului legislasi yang masih tertunda, ekspektasi regulasi jangka dekat menjadi pendorong pasar utama.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.52%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada 18 Agustus mengajukan "Regulation Crypto Assets", kerangka yang memungkinkan penerbit token menghimpun dana hingga US$75 juta per tahun tanpa mendaftarkan penawarannya. Melalui skema safe harbor terpisah, sebagian token juga dapat dikeluarkan dari definisi sekuritas. Usulan ini menargetkan isu inti dalam penegakan aturan kripto SEC selama sekitar satu dekade: kapan sebuah token berhenti dianggap sebagai sekuritas. Aturan ini muncul saat "Digital Asset Market Clarity Act" masih belum mencapai pemungutan suara di pleno, sehingga jalur rulemaking SEC menjadi yang lebih maju. Dua Pengecualian, Satu Batas Atas Dokumen usulan tersebut memuat pengecualian bagi startup yang mencakup penghimpunan hingga US$5 juta selama periode maksimal empat tahun, dengan kewajiban melakukan filing publik di awal dan akhir periode. Selain itu, ada pengecualian penghimpunan dana yang dibagi menjadi dua tingkat: US$20 juta dan US$75 juta untuk investment contract yang tercakup per periode 12 bulan. Penerbit pada Tingkat 2 wajib menyampaikan laporan keuangan yang diaudit dan menjalankan kewajiban pelaporan berkelanjutan yang dimodelkan dari Regulation A. Kedua pengecualian mensyaratkan pengungkapan naratif berbasis prinsip dan tetap menempatkan penerbit di bawah ketentuan anti-penipuan dan anti-manipulasi dalam hukum sekuritas. "Regulation Crypto Assets bertujuan menyediakan jalur yang jelas bagi para wirausaha aset kripto dan pelaku pasar untuk menghimpun modal di bawah hukum sekuritas federal," kata Ketua SEC Paul Atkins dalam pernyataan. Penghentian Upaya Manajerial Safe harbor berlaku setelah penerbit menyelesaikan atau secara permanen menghentikan seluruh upaya manajerial esensial yang dijanjikan dalam investment contract, tidak membuat representasi baru terkait upaya tersebut, serta mengajukan sertifikasi publik beserta analisis pendukung. Setelah itu, token akan dianggap tidak lagi merupakan investment contract. Ketentuan ini melanjutkan panduan Komisi pada Maret mengenai penerapan hukum sekuritas terhadap aset kripto. Persyaratan pendaftaran di tingkat negara bagian akan dikesampingkan untuk penawaran perdana yang dilakukan berdasarkan regulasi ini, serta untuk transaksi sekunder oleh pihak non-penerbit selama penerbit tetap memenuhi persyaratan federal. Pemungutan Suara yang Batal SEC membatalkan rapat terbuka pada 14 Agustus yang semula dijadwalkan untuk mempertimbangkan aturan tersebut, empat hari sebelum aturan dipublikasikan. Rilis usulan bernomor 3311434 di bawah berkas S7202627, dengan batas waktu komentar 60 hari setelah publikasi di Federal Register. Bitcoin diperdagangkan di US$64.138, naik 0,8% pada hari itu, menurut CoinGecko. Total kapitalisasi pasar kripto tercatat sebesar US$2,29 triliun.