SEC Ajukan Aturan Kripto Baru untuk Mengatur Penjualan Token di AS
Ringkasan Pasar AI
Kerangka kerja "Regulation Crypto Assets" yang diusulkan SEC akan memperkenalkan pengecualian yang disesuaikan untuk penggalangan dana token (hingga $5M selama empat tahun dan hingga $75M per tahun dengan pengungkapan) serta safe harbor bersyarat bagi beberapa token untuk berpotensi keluar dari perlakuan sebagai sekuritas. Jika dilanjutkan, hal ini dapat mengurangi beban ketidakpastian regulasi, memperbaiki jalur penerbitan domestik dibandingkan struktur lepas pantai, dan memperjelas ekspektasi kepatuhan selama periode komentar 60 hari.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.33%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengusulkan "Regulation Crypto Assets", kerangka baru untuk memperjelas aturan bagi sejumlah kontrak investasi aset kripto. Jika disahkan, proposal ini berpotensi mengubah cara startup kripto menghimpun modal di Amerika Serikat dengan menyediakan pengecualian yang lebih terarah, alih-alih memaksa proyek menempuh jalur pendaftaran sekuritas tradisional.
Dalam rancangan tersebut, proyek kripto dapat memanfaatkan dua skema pengecualian pendanaan. Pengecualian pertama memungkinkan penawaran hingga US$5 juta dalam periode empat tahun dengan pengungkapan berbasis prinsip. Pengecualian kedua ditujukan untuk proyek yang lebih besar, dengan batas penggalangan hingga US$75 juta setiap 12 bulan, disertai tuntutan pengungkapan keuangan tambahan dan kewajiban pelaporan berkelanjutan.
Langkah ini dapat memberi perusahaan kripto berbasis AS alternatif yang teregulasi dibanding model penggalangan dana lepas pantai yang meluas setelah ledakan initial coin offering (ICO) pada 2017.
Proposal SEC juga memasukkan safe harbor bersyarat yang memungkinkan aset kripto tertentu keluar dari definisi kontrak investasi. Dalam kerangka ini, token yang memenuhi kriteria berpeluang meninggalkan rezim sekuritas apabila penerbit telah menyelesaikan atau secara permanen menghentikan upaya manajerial esensial yang dijanjikan kepada investor.
SEC menyatakan pendekatan tersebut dibangun di atas panduan 2026 yang memperjelas penerapan undang-undang sekuritas terhadap aset kripto.
Usulan ini muncul saat regulator AS terus berupaya membangun aturan aset digital yang lebih jelas setelah bertahun-tahun ketidakpastian seputar klasifikasi token. SEC mengatakan kerangka tersebut ditujukan untuk mengurangi insentif perusahaan kripto beroperasi di luar negeri sekaligus memperluas peluang bagi investor Amerika.
SEC akan menerima komentar publik selama 60 hari setelah publikasi di Federal Register. Bila diadopsi, "Regulation Crypto Assets" dapat menjadi salah satu perubahan terbesar pada aturan penggalangan dana kripto di AS, dengan menyediakan jalur yang lebih jelas bagi startup untuk meluncurkan token secara domestik. Pelaku pasar kini menyoroti masukan selama masa komentar dan apakah aturan final dapat menjaga akses pendanaan sambil memperkuat perlindungan investor.