SEC Ajukan Rancangan "Regulation Crypto Assets" untuk Kerangka Penawaran Sekuritas Kripto

Ringkasan Pasar AI
Usulan "Regulation Crypto Assets" dari SEC memperkenalkan kerangka penawaran sekuritas yang disesuaikan, termasuk pengecualian yang didefinisikan dan safe harbor bersyarat yang dapat mengurangi ketidakpastian mengenai apakah token tertentu merupakan kontrak investasi. Jika dilanjutkan, hal ini dapat menurunkan friksi kepatuhan, mendorong penerbitan di dalam negeri, dan memperluas akses investor AS, sehingga mendukung selera risiko dalam jangka dekat di seluruh aset kripto utama sementara proses komentar 60 hari dimulai.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.38%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengumumkan bahwa pada 18 Agustus 2026 lembaga tersebut secara resmi mengajukan usulan aturan baru berjudul "Regulation Crypto Assets". Aturan ini ditujukan untuk membentuk kerangka penawaran sekuritas khusus bagi "investment contract" yang melibatkan aset kripto. Dalam proposal tersebut, SEC merinci dua pengecualian pendaftaran (registration exemptions). Pertama, batas penghimpunan dana satu kali sebesar US$5 juta dalam periode empat tahun. Kedua, batas penghimpunan dana tahunan hingga US$75 juta dalam periode 12 bulan, dengan kewajiban menyertakan laporan keuangan serta memenuhi pengungkapan (disclosures) berkelanjutan. Aturan ini juga memperkenalkan ketentuan safe harbor bersyarat. Di bawah mekanisme tersebut, aset kripto yang memenuhi kriteria tidak akan diklasifikasikan sebagai sekuritas berdasarkan definisi "investment contract". Ketua SEC Paul S. Atkins mengatakan inisiatif ini dimaksudkan untuk menyediakan jalur pendanaan yang patuh aturan bagi pelaku usaha kripto, mengurangi insentif proyek untuk beroperasi di luar negeri, dan memperluas peluang investor AS untuk berpartisipasi. Setelah dipublikasikan di Federal Register, proposal akan dibuka untuk periode komentar publik selama 60 hari.