SEC Ajukan Aturan Baru untuk Kripto, Siapkan Kerangka Hukum Penerbitan Token
Ringkasan Pasar AI
Usulan "Reg Crypto" dari SEC akan menciptakan kerangka kerja AS yang dirancang khusus untuk penerbitan token dan jalur yang terdefinisi bagi kontrak investasi untuk berakhir, yang berpotensi mengurangi ketidakpastian status sebagai sekuritas bagi banyak token lama. Dampak dalam waktu dekat kemungkinan berpusat pada kejelasan regulasi dan opsi kepatuhan daripada lonjakan segera dalam penawaran baru, karena adopsi pengecualian pembiayaan baru mungkin terbatas. Aturan ini masih berupa usulan dan menghadapi hambatan politik dan regulasi.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+7.92%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan: Alex Thorn, Director of Research Galaxy, mengatakan bahwa pada 18 Agustus Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengajukan Regulation Crypto Assets (dikenal sebagai "Reg Crypto"). Ini merupakan rancangan aturan sekuritas AS pertama yang dirancang khusus untuk penerbitan dan penjualan aset kripto, bukan sekadar menerapkan kerangka regulasi saham tradisional.
Thorn menilai proposal ini berpotensi membawa dua perubahan besar bagi industri kripto AS. Pertama, proyek token yang memenuhi syarat dapat menawarkan token secara legal kepada publik, termasuk investor nonterakreditasi. Kedua, aturan ini menyiapkan mekanisme yang jelas agar kontrak investasi terkait token dapat dinyatakan berakhir secara formal setelah syarat tertentu terpenuhi, sehingga mengurangi ketidakpastian lama mengenai status sekuritas banyak token yang sudah beredar.
Dalam rancangan tersebut, Reg Crypto berlaku untuk aset kripto yang bukan sekuritas pada dirinya, tetapi diterbitkan atau dijual sebagai bagian dari suatu kontrak investasi. Kerangka ini dibagi menjadi empat tahap. Tahap pendanaan: SEC menambahkan dua pengecualian penerbitan baru; pengecualian untuk startup memungkinkan penggalangan dana hingga US$5 juta dalam jangka maksimal empat tahun, sementara pengecualian yang lebih besar—mirip Regulation A—mengizinkan penggalangan US$20 juta hingga US$75 juta dalam periode 12 bulan. Tahap keterbukaan informasi: penerbit wajib mengungkapkan informasi yang sesuai dengan karakter aset kripto, termasuk pasokan token, jadwal unlock, mekanisme minting dan burning, hak tata kelola, detail smart contract, source code, serta kemajuan pengembangan proyek. Tahap pengembangan: tim proyek menyelesaikan komitmen pengembangan inti kepada investor dalam tenggat yang ditetapkan. Tahap keluar: setelah proyek selesai atau kewajiban pembangunan terkait dihentikan, dan laporan transisi disampaikan, kontrak investasi yang melekat pada token dapat dianggap berakhir, sehingga token tidak lagi berada di bawah pengaturan sekuritas berdasarkan kontrak investasi tersebut.
Menurut Thorn, arti penting Reg Crypto terletak pada pembentukan kerangka regulasi "siklus hidup token" untuk pertama kalinya. Token dapat dipandang sebagai kontrak investasi pada tahap awal karena adanya janji selama pengembangan proyek, lalu karakteristik sekuritasnya dapat diakhiri secara formal melalui proses yang jelas seiring proyek matang.
SEC memperkirakan sekitar 475 penerbit per tahun dapat memanfaatkan safe harbor kontrak investasi, sedangkan hanya sekitar 130 proyek yang diproyeksikan benar-benar menggunakan pengecualian pendanaan baru. Ini mengindikasikan bahwa dalam jangka pendek, dampak utama aturan tersebut lebih pada penyelesaian ketidakpastian regulasi atas token yang sudah ada dibanding langsung memicu gelombang baru penawaran token.
Meski begitu, Reg Crypto masih berstatus proposal dan berpotensi menghadapi tantangan dari perubahan arah kebijakan, regulator negara bagian, serta legislasi Kongres. Jika akhirnya diadopsi, Reg Crypto dinilai dapat membuka jalan bagi "ICO legal 2.0" di Amerika Serikat, sekaligus membangun fondasi regulasi baru untuk pembiayaan proyek, peredaran token, dan perlindungan investor.