SEC Beri Pengecualian Inovasi untuk Perdagangan Saham Bertokenisasi
Ringkasan Pasar AI
Pengecualian sementara "Innovation Exemption" dari SEC memungkinkan venue sekuritas yang ditokenisasi untuk memperdagangkan saham NMS yang ditokenisasi tanpa registrasi sebagai bursa, memungkinkan AMM berizin dan memberikan keringanan dealer bersyarat bagi penyedia likuiditas tertentu. Ini merupakan jembatan regulasi yang besar untuk perdagangan ekuitas onchain, yang berpotensi mempercepat partisipasi institusional dan pembangunan infrastruktur. Ketentuan kedaluwarsa lima tahun dan proses komentar publik menandakan jalur aktif menuju aturan yang lebih tahan lama, mengurangi friksi regulasi dalam jangka dekat.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSKCOIN2USD/USDT+4.79%
Wawasan AI · NCSKCOIN2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada Kamis menerbitkan perintah yang memberikan keringanan sementara dan bersyarat bagi platform perdagangan sekuritas bertokenisasi. Melalui kebijakan ini, platform tersebut dapat memperdagangkan saham National Market System (NMS) dalam bentuk token tanpa harus mendaftar sebagai bursa, menurut siaran pers SEC.
Pengecualian yang disebut "Innovation Exemption" ini berlaku untuk entitas yang dikategorikan SEC sebagai tokenized securities venues (TSV). TSV diizinkan menggunakan automated market maker (AMM) berizin (permissioned) serta liquidity pool untuk mempertemukan pembeli dan penjual token saham onchain.
Dalam perintah tersebut, TSV menjalankan satu atau lebih liquidity pool berbasis AMM untuk peserta yang telah mendapatkan izin, sekaligus menetapkan standar kelayakan akses perdagangan di pool tersebut. SEC menegaskan, keringanan ini disertai persyaratan yang dirancang agar tetap sejalan dengan kepentingan publik dan perlindungan investor.
SEC juga memberikan pengecualian bersyarat dari definisi "dealer" bagi penyedia likuiditas yang memasok saham NMS bertokenisasi menggunakan modal sendiri, termasuk saat memberikan kuotasi harga kepada nasabah atau mengalokasikan modal untuk mendukung perdagangan.
Masa berlaku pengecualian berakhir lima tahun setelah dipublikasikan. Sebelum dimuat di Federal Register, SEC membuka periode komentar publik mengenai potensi penyesuaian ketentuan dan langkah lanjutan.
Ketua SEC Paul S. Atkins mengatakan langkah ini merupakan kemajuan penting, dalam batas kewenangan undang-undang yang dimiliki SEC, untuk membawa pasar modal AS ke era digital dengan memfasilitasi perdagangan onchain atas saham bertokenisasi tertentu melalui "Innovation Exemption". Ia menambahkan, keringanan sementara tersebut memungkinkan perusahaan beroperasi dalam lingkungan berizin sambil menunggu keputusan kebijakan SEC berikutnya.
Direktur Divisi Trading and Markets SEC, Jamie Selway, menyebut persetujuan ini sebagai "tonggak penting" dalam upaya komisi membuka akses pasar modal untuk sekuritas bertokenisasi.
Perintah ini terbit beberapa hari setelah Digital Asset Market Clarity Act terhambat di Senat, sehingga SEC bergerak menggunakan kewenangan yang sudah ada. Kebijakan tersebut juga melanjutkan penguatan infrastruktur institusional untuk ekuitas bertokenisasi, termasuk inisiatif dari ICE dan tZERO terkait pekerjaan tokenized securities NYSE. SEC menyatakan masukan publik akan digunakan untuk menilai apakah diperlukan aturan tambahan agar perdagangan saham onchain dapat dibuat permanen.