SEC Beri Pengecualian 5 Tahun untuk Tempat Perdagangan Saham Bertokenisasi

Ringkasan Pasar AI
Pengecualian "Inovasi" lima tahun dari SEC untuk venue saham AS yang ditokenisasi yang memenuhi syarat meresmikan jalur teregulasi untuk perdagangan sekunder onchain yang terbatas atas ekuitas NMS. Meski diberi persyaratan ketat (kesetaraan hak investor, smart contract yang dapat diaudit pada ledger publik tanpa izin, serta sinkronisasi penghentian perdagangan yang wajib dengan listing utama), langkah ini mengurangi ketidakpastian regulasi untuk tokenisasi dan infrastruktur bursa. Dalam jangka pendek, ini mendukung aktivitas dan investasi di seluruh struktur pasar kripto serta platform aset yang ditokenisasi.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSKCOIN2USD/USDT+0.72%
Wawasan AI · NCSKCOIN2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ringkasnya: SEC memberikan pengecualian sementara yang memungkinkan saham AS bertokenisasi tertentu diperdagangkan di venue onchain yang memenuhi syarat. Keringanan ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal publikasi. Venue tetap wajib memenuhi sejumlah ketentuan terkait hak investor, smart contract, penghentian perdagangan, dan kewajiban pengungkapan. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengambil salah satu langkah paling tegas sejauh ini untuk membawa saham perusahaan publik ke ranah onchain. SEC menyetujui "Innovation Exemption" sementara yang mengizinkan "Tokenized Securities Venues" yang memenuhi syarat memfasilitasi perdagangan saham "National Market System" (NMS) dalam bentuk token, dengan menggunakan automated market maker (AMM) berizin serta liquidity pool. Pengecualian ini akan berakhir lima tahun setelah dipublikasikan, kecuali kerangka regulasinya berubah sebelum itu. SEC menegaskan ini merupakan uji coba terukur, bukan perubahan permanen atas hukum sekuritas AS. Saham bertokenisasi, dengan persyaratan ketat SEC menekankan pengecualian ini bukan "bebas aturan". Sejumlah persyaratan disusun untuk memastikan versi token tetap selaras dengan realitas hukum dan ekonomi dari saham acuannya. Saham bertokenisasi yang ditawarkan melalui venue harus memberi pemegangnya hak dan privilese yang sama seperti saham konvensional terkait. Venue juga dibatasi dalam penggunaan simbol serta volume perdagangan. Smart contract yang digunakan wajib dapat diaudit, bersifat publik, dan dideploy pada distributed ledger publik tanpa izin (public permissionless). Selain itu, jika perdagangan saham acuan dihentikan di bursa utamanya, perdagangan versi token juga harus ikut dihentikan. Ketentuan ini menunjukkan SEC tidak membentuk pasar saham paralel yang mengabaikan aturan atas sekuritas yang tercatat di Nasdaq atau NYSE. SEC hanya membuka jalur teknis berbeda untuk memperdagangkan aset ekonomi yang sama. Membuka ruang bagi struktur pasar onchain Bagi perusahaan infrastruktur kripto, kebijakan ini berpotensi menjadi pintu masuk yang penting. Tokenisasi sudah lama berada di area abu-abu: secara teknis relatif mudah, tetapi sulit diperluas karena regulasi sekuritas dirancang untuk arsitektur pasar yang berbeda. Perintah SEC ini menyediakan jalur terkendali bagi pelaku pasar untuk menguji eksekusi onchain, sembari SEC mengumpulkan masukan dan menilai seperti apa struktur jangka panjang yang tepat. Pejabat Komisi menggambarkan langkah ini sebagai cara bereksperimen dengan pasar bertokenisasi tanpa mengorbankan perlindungan investor. Saham bertokenisasi tidak serta-merta menggantikan pasar saham konvensional. Meski begitu, untuk pertama kalinya SEC menyediakan jalur regulasi yang eksplisit sehingga perdagangan sekunder onchain yang terbatas atas saham AS yang tercatat di bursa bisa benar-benar dilakukan. Sumber: U.S. Securities and Exchange Commission. Artikel ini ditulis oleh News Desk dan disunting oleh Samuel Rae. Laporan ini disusun berdasarkan informasi yang dirilis oleh SEC.