Komisioner SEC Hester Peirce: DeFi Vault Tidak Otomatis Bebas dari Hukum Sekuritas

Ringkasan Pasar AI
Komisioner SEC Hester Peirce mengatakan bahwa vault DeFi dan strategi pinjam-meminjam onchain tidak secara otomatis dikecualikan dari undang-undang sekuritas, seraya menekankan bahwa kurasi manusia yang bersifat diskresioner dapat menyerupai aktivitas perusahaan investasi yang teregulasi. Pernyataan tersebut meningkatkan persepsi risiko kepatuhan dan penegakan hukum bagi protokol vault yang dikurasi, yang sudah tercermin dari laporan penurunan MORPHO sekitar ~5%. Dalam jangka dekat, hal ini dapat menekan token yang terkait dengan model vault yang dikelola secara aktif dan menggeser preferensi menuju desain yang sepenuhnya otomatis dan nondiskresioner.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
MORPHO/USDT+6.12%
Wawasan AI · MORPHO/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komisioner SEC Hester Peirce menegaskan bahwa label "terdesentralisasi" tidak membuat produk keuangan berbasis blockchain luput dari pengawasan. Dalam pernyataannya pada 22 Juli 2026, Peirce memperingatkan bahwa DeFi vault dan strategi pinjam-meminjam onchain tidak otomatis dikecualikan dari hukum sekuritas federal hanya karena berjalan di onchain. Pasar merespons cepat. Token MORPHO turun sekitar 5% setelah komentar tersebut. Inti pesan Peirce: status regulasi ditentukan oleh struktur dan pengelolaan, bukan teknologinya. Ia menyoroti cara kerja banyak curated vault: ada kurator—individu atau tim—yang secara aktif memutuskan alokasi modal, pengelolaan kolateral, dan penetapan suku bunga. Lapisan diskresi itu, menurut Peirce, mulai menyerupai praktik perusahaan investasi tradisional yang jelas berada di bawah rezim hukum sekuritas federal. "Sekuritas yang ditokenisasi tetaplah sekuritas," kata Peirce, sembari mengingatkan pengembang agar tidak merancang strategi yang rumit semata-mata untuk menghindari kewajiban kepatuhan. Ia juga menyinggung strategi lending onchain secara spesifik: aktivitas seperti menetapkan suku bunga atau mengelola posisi kolateral secara aktif dapat memicu pengawasan federal secara terpisah. Peirce membuka ruang dialog bagi pelaku industri. Ia mendorong pengembang untuk berinteraksi langsung dengan SEC guna memperoleh panduan kepatuhan, alih-alih menebak batasan yang berlaku. Skala pasar yang terdampak cukup besar. Per Juli 2026, sekitar US$8,6 miliar aset berada di 788 curated vault, dengan kurang lebih 1,4 juta pengguna, berdasarkan data Vaults.fyi. Lanskap vault tidak seragam: sebagian bersifat sepenuhnya otomatis dengan parameter algoritmik tetap tanpa intervensi manusia setelah peluncuran, sementara sebagian lain mengandalkan kurator manusia yang mengambil keputusan investasi secara berkelanjutan. Peringatan Peirce lebih mengarah pada kategori kedua, karena unsur pengelolaan diskresioner inilah yang paling dekat dengan analogi perusahaan investasi teregulasi. Morpho, salah satu protokol besar di segmen curated vault, langsung merasakan dampaknya pada harga tokennya, turun 5% dalam sehari yang dikaitkan dengan komentar regulasi tersebut. Bagi pengembang dan investor, pernyataan ini memperjelas pilihan desain. Struktur vault yang sepenuhnya otomatis dan nondiskresioner menjadi relatif lebih menarik dari sudut pandang regulasi. Model yang mengandalkan kurasi aktif oleh manusia perlu kajian hukum yang serius untuk menilai apakah masuk kategori perusahaan investasi berdasarkan ketentuan yang ada. Peirce juga menegaskan adanya konsekuensi bagi upaya menghindari aturan melalui kompleksitas struktural, mengisyaratkan bahwa SEC dapat memandang pengelakan yang disengaja sebagai faktor yang memberatkan, bukan sekadar kekurangan kepatuhan.