Dua dompet terkuras US$25 juta dalam 15 menit, diduga kunci privat bocor; alamat yang sama pernah rugi US$24 juta pada 2023

Ringkasan Pasar AI
ScamSniffer menandai pengurasan cepat sebesar ~US$25 juta dari dua wallet, kemungkinan akibat kompromi private key, dengan aset dikonsolidasikan dan sebagian dikonversi menjadi DAI dan ETH (~3.000 ETH dipertahankan). Alamat korban sebelumnya mengalami kerugian serupa sebesar ~US$24 juta pada 2023 yang terkait dengan tanda tangan allowance phishing. Meski tidak spesifik pada protokol, kerugian wallet bernilai tinggi yang berulang dapat membebani sentimen jangka pendek dan memperkuat premi risiko operasional di seluruh DeFi dan kepemilikan yang didenominasikan dalam ETH.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
ETH/USDT+0.07%
Wawasan AI · ETH/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Huo Xing Finance melaporkan, 13 Agustus, pemantauan ScamSniffer menunjukkan seorang pemilik kripto diduga mengalami kompromi kunci privat sehingga dua dompetnya terkuras habis dalam 15 menit, dengan total kerugian sekitar US$25 juta. Dua alamat milik korban yang sama memindahkan seluruh aset—termasuk DAI, WBTC, aUSDC, LDO, sUSDe, dan ETH native—ke sebuah alamat baru yang baru dibuat. Dalam waktu kurang dari satu jam, dana hasil curian tersebut dikonsolidasikan dan ditukar menjadi DAI serta ETH. Sebanyak 20 juta DAI dipindahkan ke alamat lain, sementara sekitar 3.000 ETH masih tertahan di alamat konsolidasi. Insiden ini diduga berasal dari kebocoran kunci privat, bukan pola serangan phishing lewat otorisasi transaksi seperti yang lazim terjadi. Alamat korban yang sama tercatat pernah kehilangan 4.851 rETH dan 9.579 stETH (sekitar US$24 juta) pada September 2023 setelah menandatangani transaksi phishing increaseAllowance. Pada kejadian saat itu, pelaku akhirnya mengembalikan sekitar 90% dari dana yang dicuri.